Lenterainspiratif.id | Kota Mojokerto – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Mojokerto resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Mojokerto di Hotel D’Resort, Mojokerto, Jumat (7/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penguatan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Mojokerto, Arie Hernowo, mengatakan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Menurutnya, soliditas kader menjadi modal utama untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
“Pengurus DPD yang dilantik hari ini sebanyak 45 orang, kemudian masing-masing DPC berjumlah 15 pengurus. Selain itu, kami juga memiliki kepengurusan DPRT di 18 kelurahan se-Kota Mojokerto,” ujar Arie.
Ia mengungkapkan, dari Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang telah diterima, sekitar 85 persen pengurus masih aktif. Namun, pihaknya tetap akan melakukan penyegaran organisasi karena ada sejumlah pengurus yang tidak lagi aktif akibat kesibukan pekerjaan maupun telah meninggal dunia.
“Insyaallah nanti akan ada sedikit regenerasi agar organisasi tetap berjalan optimal,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Arie menegaskan target besar Partai NasDem Kota Mojokerto pada Pemilu Legislatif 2029. Setelah berhasil meraih tiga kursi pada pemilu sebelumnya, NasDem menargetkan mampu menggandakan perolehan menjadi enam kursi DPRD Kota Mojokerto.
“Tahun kemarin orang bilang NasDem bisa dapat tiga kursi, dan itu terbukti. Sekarang target kami bukan lagi tiga, tetapi enam kursi. Kami ingin menjadi pemenang di Kota Mojokerto,” tegasnya.
Menurut Arie, target tersebut bukan perkara mudah mengingat Kota Mojokerto hanya memiliki sekitar 104 ribu daftar pemilih tetap (DPT) dengan alokasi 25 kursi DPRD, sehingga persaingan antarpartai maupun antarcalon legislatif sangat ketat.
“Kota Mojokerto ini kota kecil. DPT hanya sekitar 104 ribu dengan 25 kursi DPRD. Persaingan sangat ketat, tetapi itu justru menjadi tantangan yang harus kami jawab,” ujarnya.

Ia mengaku terus memikirkan strategi agar target tersebut dapat tercapai melalui penguatan organisasi, konsolidasi kader, hingga program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin meminimalkan beban politik kader melalui program-program partai yang lebih efektif. Yang kami bangun adalah kerja nyata, bukan sekadar menjelang pemilu,” katanya.
Selain konsolidasi internal, DPD Partai NasDem Kota Mojokerto juga telah menjalankan berbagai program sosial. Di antaranya turun langsung menemui tokoh masyarakat, kegiatan pencegahan stunting, hingga membuka layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat.
Arie mencontohkan program pencegahan stunting yang dijalankan DPC NasDem Magersari di bawah kepemimpinan Ita. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian partai terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
Tak hanya itu, NasDem Kota Mojokerto juga membuka layanan advokasi hukum gratis melalui kantor DPD Partai NasDem. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum.
Pelantikan DPC se-Kota Mojokerto ini juga dihadiri jajaran pengurus Partai NasDem, kader dari tiga kecamatan, serta para pengurus tingkat kelurahan yang siap menjadi ujung tombak konsolidasi partai menuju Pemilu 2029.

