Mojokerto, LenteraInspiratif.id– Identitas pria bertato naga hijau yang ditemukan mengambang di Sungai Brantas, Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Sudianto Luman, warga Nganjuk, yang telah hilang selama seminggu.
Kapolsek Gedeg, AKP Sukaren, memastikan bahwa korban dikenali langsung oleh anaknya. “Saat ini, proses pemulangan jenazah sedang berlangsung di RSUD,” ujar Agus.
Sebelumnya, mayat pria dengan tato naga hijau mencolok di lengannya ditemukan di Sungai Brantas. Lokasi penemuan tepatnya berada di Dusun Sidonganti, Desa Ngingas Rembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
“Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri tato di tangan dan kaki, serta diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun,” kata AKP Sukaren.
Polisi menemukan beberapa barang bukti di lokasi kejadian. Barang-barang tersebut meliputi dompet, kunci rumah, dan handphone.
Namun, identitas korban sempat sulit dipastikan. Hal ini karena KTP yang ditemukan justru milik seorang perempuan.
Penyelidikan lebih lanjut akhirnya mengungkap identitas korban. Ia adalah Anjal Saputra (27), warga Kelurahan Panggreman 1, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, yang tinggal di indekos di Desa Jerukseger, Kecamatan Gedeg.
“Diduga korban terpeleset dan tenggelam di Sungai Brantas,” kata pihak kepolisian.
Keluarga korban menolak dilakukan visum. Mereka memilih langsung memakamkan jenazah di rumah ayahnya di Panggreman 1.
Kasus mayat di Sungai Brantas bukan pertama kalinya terjadi. Pada Desember 2022, seorang pria bernama Wasis (40), warga Dusun Dukuh, Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ditemukan mengambang di DAM Rolak 9 setelah lima hari hilang.
Penemuan mayat bertato naga hijau ini menjadi pengingat bagi masyarakat. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.