Mojokerto, LenteraInspiratif.id – PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mencatat total sebanyak 755.052 kendaraan melintas di ruas tol tersebut selama periode tersebut. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam mobilitas masyarakat setelah perayaan Idul Fitri, khususnya pada fase arus balik menuju wilayah perkotaan.
Direktur Utama PT JSM, D. Hari Pratama, menjelaskan bahwa lonjakan arus lalu lintas didominasi oleh kendaraan yang kembali dari arah Jawa Tengah dan Jakarta menuju Surabaya dan sekitarnya. Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis, 26 Maret 2026, dalam keterangan resminya.
la menambahkan, puncak arus balik terjadi pada 23 Maret 2026. Pada hari tersebut, sebanyak 46.257 kendaraan tercatat masuk ke arah Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung. Kondisi ini menjadi titik tertinggi pergerakan kendaraan selama periode arus mudik Lebaran tahun ini.
Sementara itu, secara kumulatif selama periode yang sama, jumlah kendaraan yang masuk ke Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung mencapai 378.707 kendaraan atau meningkat 35,5 persen dibandingkan kondisi normal. Adapun kendaraan yang keluar dari Surabaya tercatat sebanyak 376.345 kendaraan, mengalami kenaikan sebesar 43,2 persen.
Sebelumnya, puncak arus mudik terjadi pada 21 Maret 2026 dengan jumlah 37.128 kendaraan meninggalkan Surabaya melalui gerbang tol yang sama.
PT JSM menyatakan bahwa pergerakan kendaraan selama masa Lebaran 2026 berlangsung dinamis namun tetap dalam kondisi terprediksi. Pihaknya juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu abu lalu lintas, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan. (Nva)












