Harga Sembako Jatim Hari Ini, 9 Juli 2026: Daging Ayam Naik, Cabai dan Bawang Merah Kompak Turun

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini, 9 Juli 2026: Daging Ayam Naik, Cabai dan Bawang Merah Kompak Turun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

SURABAYA, LenteraInspiratif.id – Harga rata-rata kebutuhan pokok di Jawa Timur pada Kamis, 9 Juli 2026, menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Kenaikan harga terjadi pada komoditas daging ayam dan beberapa bahan pangan lainnya, sementara kelompok cabai, bawang merah, serta sejumlah komoditas pertanian mengalami penurunan.

 

Kenaikan paling menonjol terjadi pada daging ayam ras yang naik Rp276 per kilogram atau 0,89 persen, dari Rp31.000 menjadi Rp31.276 per kilogram. Harga daging ayam kampung juga meningkat Rp188 per ekor atau 0,27 persen, menjadi Rp70.102 per ekor.

 

Selain itu, beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan antara lain ikan tuna naik Rp190 menjadi Rp40.581 per kilogram, buncis naik Rp186 menjadi Rp10.328 per kilogram, susu kental manis merk Indomilk naik Rp73 menjadi Rp12.448 per kemasan 370 gram, serta susu kental manis merk Bendera naik Rp61 menjadi Rp12.523 per kemasan.

 

Di sisi lain, kelompok cabai kembali mengalami penurunan. Cabai rawit merah turun paling besar, yakni Rp600 per kilogram atau 1,37 persen, menjadi Rp43.290 per kilogram. Disusul cabai merah keriting yang turun Rp188 menjadi Rp31.595 per kilogram dan cabai merah besar yang turun Rp186 menjadi Rp30.754 per kilogram.

 

Harga bawang merah juga kembali melemah sebesar Rp238 per kilogram atau 0,66 persen, dari Rp35.857 menjadi Rp35.619 per kilogram. Sementara itu, bawang putih Sinco/Honan turun Rp33 menjadi Rp35.355 per kilogram.

 

Pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah turun Rp49 menjadi Rp20.341 per kilogram, Minyakita turun Rp59 menjadi Rp16.124 per liter, dan minyak goreng kemasan sederhana turun Rp21 menjadi Rp18.668 per liter. Berbeda dengan itu, minyak goreng kemasan premium justru naik tipis Rp21 menjadi Rp21.813 per liter.

 

Sementara itu, harga beras premium naik tipis menjadi Rp14.980 per kilogram dan beras medium naik menjadi Rp12.954 per kilogram. Harga gula kristal putih juga naik tipis menjadi Rp17.211 per kilogram.

 

Di sektor nonpangan, harga pupuk KCL non subsidi mencatat penurunan terbesar, yakni Rp243 per kilogram atau 2,28 persen, menjadi Rp10.379 per kilogram. Harga pupuk NPK non subsidi dan pupuk urea non subsidi juga mengalami penurunan.

 

Secara keseluruhan, harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih relatif terkendali. Penurunan harga pada kelompok cabai, bawang, dan minyak goreng mampu mengimbangi kenaikan harga daging ayam dan beberapa komoditas lainnya, sehingga fluktuasi harga di tingkat konsumen masih dalam batas wajar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id