SURABAYA – Harga rata-rata kebutuhan pokok di Jawa Timur pada Sabtu, 11 Juli 2026, menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Kenaikan harga terjadi pada komoditas daging ayam dan ikan, sementara kelompok cabai masih melanjutkan tren penurunan.
Kenaikan tertinggi pada kelompok pangan terjadi pada ikan kembung yang naik Rp333 per kilogram atau 0,93 persen, dari Rp35.793 menjadi Rp36.126 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras juga mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp267 per kilogram atau 0,84 persen, menjadi Rp32.151 per kilogram.
Komoditas lain yang turut naik antara lain ikan tuna naik Rp156 menjadi Rp40.589 per kilogram, daging sapi paha belakang naik Rp108 menjadi Rp125.892 per kilogram, dan daging ayam kampung naik Rp51 menjadi Rp69.965 per ekor.
Di sisi lain, harga kelompok cabai masih bergerak turun. Cabai merah besar mencatat penurunan terbesar sebesar Rp325 per kilogram atau 1,05 persen, dari Rp31.065 menjadi Rp30.739 per kilogram. Cabai rawit merah turun Rp255 menjadi Rp42.603 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting turun tipis Rp27 menjadi Rp31.726 per kilogram.
Harga bawang merah berbalik naik tipis sebesar Rp25 menjadi Rp35.592 per kilogram, sedangkan bawang putih Sinco/Honan turun Rp24 menjadi Rp35.267 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah naik tipis Rp7 menjadi Rp20.404 per kilogram, dan minyak goreng kemasan premium naik Rp12 menjadi Rp21.804 per liter. Sementara itu, Minyakita dan minyak goreng kemasan sederhana terpantau stabil masing-masing di Rp16.176 per liter dan Rp18.679 per liter.
Harga beras premium turun tipis menjadi Rp14.976 per kilogram, sedangkan beras medium turun menjadi Rp12.951 per kilogram. Harga gula kristal putih juga turun tipis menjadi Rp17.209 per kilogram.
Pada kelompok sayuran, wortel naik Rp29 menjadi Rp14.533 per kilogram, dan kol/kubis naik Rp20 menjadi Rp8.676 per kilogram. Sebaliknya, buncis turun Rp55 menjadi Rp10.192 per kilogram, sedangkan tomat merah turun Rp39 menjadi Rp9.674 per kilogram.
Secara keseluruhan, harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih relatif terkendali. Kenaikan harga pada komoditas daging dan ikan diimbangi dengan penurunan harga cabai dan sejumlah sayuran, sehingga pergerakan harga di tingkat konsumen tetap stabil.

