Lenterainspiratif.id | Surabaya – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali menunjukkan dinamika pada Jumat (7/8/2026). Meski sebagian besar komoditas masih berada dalam rentang perubahan yang wajar, sejumlah bahan pangan mulai memperlihatkan tren kenaikan, terutama pada kelompok beras, cabai, dan minyak goreng.
Berdasarkan pemantauan harga rata-rata di tingkat konsumen, beras premium maupun beras medium sama-sama mengalami kenaikan dibanding sehari sebelumnya. Kenaikan tersebut memang belum signifikan, namun menjadi sinyal bahwa harga beras mulai bergerak setelah beberapa hari cenderung stabil.
Tren serupa juga terlihat pada komoditas cabai. Cabai merah keriting, cabai merah besar, hingga cabai rawit merah kompak mengalami kenaikan. Di antara ketiganya, cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi, yakni berada di kisaran Rp46 ribu per kilogram.
Kelompok minyak goreng juga bergerak bervariasi. Minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan sederhana mengalami kenaikan, sedangkan harga Minyakita justru turun tipis. Perbedaan arah pergerakan ini menunjukkan pasokan di masing-masing segmen masih cukup dinamis.
Di sisi lain, sejumlah komoditas protein hewani justru mengalami koreksi. Harga daging ayam ras turun tipis, sementara ayam kampung mencatat penurunan yang lebih besar dibanding komoditas lain pada kelompok daging. Harga daging sapi juga ikut melemah, meski penurunannya relatif kecil.
Pergerakan harga sayuran pun tidak seragam. Bawang merah kembali turun, diikuti tomat, kol, kentang, dan wortel. Sebaliknya, buncis masih mencatat kenaikan meski tidak terlalu besar. Kondisi ini menunjukkan fluktuasi pasokan sayuran masih terjadi di sejumlah daerah.
Komoditas lain yang menarik perhatian adalah telur ayam kampung yang mengalami kenaikan, sementara telur ayam ras justru sedikit lebih murah dibandingkan hari sebelumnya. Pada kelompok perikanan, harga ikan tongkol dan cakalang juga mengalami penguatan.
Secara keseluruhan, perubahan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih didominasi kenaikan dan penurunan dalam skala ringan. Belum terlihat lonjakan harga yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar, meski tren kenaikan pada beras, cabai, dan beberapa komoditas pangan tetap perlu mendapat perhatian dalam beberapa hari ke depan.
Data harga tersebut merupakan hasil pemantauan rata-rata tingkat konsumen di Jawa Timur per Jumat, 7 Agustus 2026.
Sumber: Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur melalui https://siskaperbapo.jatimprov.go.id/harga/tabel.

