LENTERAINSPIRATIF.ID | SURABAYA – Kemunculan seekor buaya di kawasan Kali Jagir, Surabaya, menggegerkan warga dan viral di media sosial. Reptil tersebut terlihat muncul di sekitar Pintu Air Jagir, Kecamatan Wonokromo, saat sejumlah warga dan pemancing beraktivitas di sekitar lokasi.
Dalam video yang beredar, seekor buaya tampak bergerak di permukaan air sungai. Tidak jauh dari lokasi kemunculannya, terlihat seorang pemancing tengah berada di tepian kali.
Perekam video bahkan terdengar memperingatkan pemancing tersebut karena posisi buaya berada tidak jauh dari tempatnya memancing.
Kemunculan reptil tersebut hanya berlangsung sesaat sebelum akhirnya kembali menyelam ke dalam air. Warga menyebut ukuran buaya itu cukup besar sehingga memicu kekhawatiran masyarakat sekitar.
Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar, membenarkan adanya laporan kemunculan buaya di Kali Jagir. Menurutnya, BPBD telah menerima dua laporan terkait kemunculan satwa tersebut di lokasi yang sama.
“Ada dua laporan yang masuk. Laporan pertama disampaikan pihak kelurahan dan laporan berikutnya berasal dari warga sekitar,” kata Arif, Senin (13/7/2026).
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, buaya tersebut diduga merupakan jenis buaya muara dengan panjang sekitar 1,5 hingga 2 meter.
Arif mengatakan, kemunculan buaya di sekitar Pintu Air Jagir tergolong fenomena baru. Sebelumnya, keberadaan buaya lebih sering dilaporkan di kawasan bawah Jembatan Nginden.
“Selama ini belum pernah ada laporan di lokasi tersebut. Sebelumnya kemunculan buaya lebih sering dilaporkan di kawasan bawah Jembatan Nginden,” ujarnya.
Ia menjelaskan, titik kemunculan buaya berada sekitar 100 meter dari Pintu Air Jagir ke arah timur atau menuju kawasan muara.
Sejauh ini, BPBD Surabaya baru menerima laporan mengenai satu ekor buaya yang terlihat muncul. Kemunculannya dilaporkan terjadi pada pagi hingga siang hari.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya pemancing dan warga yang beraktivitas di sekitar Kali Jagir, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati lokasi kemunculan buaya demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

