
TERNATE – Kebakaran kembali menghanguskan 3 buah warung, yang diantaranya Kios sembako, serfice jok dan warung makan. Peristiwa ini terjadi di RT 01, RW 01, tepatnya di pertigaan samping kanan RSUD chasan boesoirie Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate, Maluku Utara, kamis (19/9/2019).
Informasi yang di himpun lenterainspiratif.com kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. Api bermula dari salah satu warung sembako dimana warung tersebut juga menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa Bensin.
Pemilik Warung Makan, Triman (50) menjelaskan, bahwa kebakaran tersebut berasal dari warung sembako yang juga menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa bensin.
“api awalnya dari warung sembako, kemungkinan bensin yang terbakar, saat itu saya lagi melayani pengunjung yang memesan makanan” ungkap Triman.
Melihat kejadian itu dirinya hanya dapat menyelamatkan sepeda motornya sementara uang hasil jualan tidak di ketahui apakah istrinya sempat mengamankan atau tidak.
“Saya hanya bisa menyelamatkan 2 unit motor, Sementara kedua STNK dan kedua BPKB sudah terbakar, kalau uang hasil jualan saya tidak tahu apakah istri saya sudah amankan atau tidak saya belum tau,” tutur Triman.
Pada kesempatan yang sama istri Triman menjelaskan, bahwa uang hasil jualan tidak dapat diselamatkan.
“Tidak dapat diselamatkan Mas, uang hasil jualan Kami jumlahnya ada Rp. 6.000.000 (enam juta rupiah),” singkatnya.
Pada kesempatan itu juga, Pemilik Serfice Jok, Sarmada (55), saat dikonfirmasi juga mengaku, bahwa api bermula dari warung sembako yang awalnya terdengar semacam ledakan, dirinya pun meduga ledakan tersebut bersumber dari komfor.
“Awalnya api dari warung sembako, ada suara ledakan dan kata orang kompor yang meledak” Ungkap Sarmada.
“Kalau kerugian berkisar Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) dan uang tunai yang tidak sempat di selamatkan senilai Rp. 20.000.000 (dua puluh juta Rupiah),” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Ops Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate, Naim Safar kepada sejumlah media menjelaskan, pihaknya di hubungi sekitar pukul 17.15 WIT. Mendapatkan informasi itu pihaknya langsung mengerahkan 7 unit mobil Damkar ke lokasi Kebakaran.
“Kami mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 17.15 WIT. Mendengar itu Kami langsung menerjunkan tujuh unit mobil Damkar dan 35 personil untuk memadamkan api,” ungkapnya.
Dirinya mengaku, belum mengantongi informasi terkait kerugian yang dialami karena baru saja menyelesaikan proses pemadaman.
“soal kerugian belum kami kantongi informasi, nanti setelah ini baru di cek,” katanya.
Dalam pantauan lenterainspiratif.com, Api sepenuhnya baru dapat dipadamkan pada pukul 18.17 WIT.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dan hingga berita ini di publish, pemilik warung sembako yang di duga api bersumber dari warung tersebut belum dapat di konfirmasi. (ridal)




