Gaya Hidup

Tanda Love Bombing yang Sering Disangka Perhatian

×

Tanda Love Bombing yang Sering Disangka Perhatian

Sebarkan artikel ini
Tanda Love Bombing yang Sering Disangka Perhatian

LenteraInspiratif.id – Dalam hubungan baru, perhatian berlebih sering dianggap sebagai tanda ketertarikan yang tulus. Banyak orang merasa spesial ketika seseorang yang baru dikenalnya menunjukkan intensitas komunikasi yang tinggi, sering memberi pujian, atau tampak selalu ingin dekat. Namun, tidak semua bentuk perhatian adalah tanda cinta yang sehat. Dalam psikologi hubungan, ada istilah love bombing, sebuah pola manipulatif yang sering menyamar sebagai kasih sayang di tahap awal.

 

Love bombing terjadi ketika seseorang membanjiri pasangannya dengan kata-kata manis, hadiah, janji, dan perhatian secara intens dalam waktu singkat. Tujuannya bukan untuk membangun kedekatan emosional yang sehat, melainkan untuk membuat korban cepat bergantung secara mental. Pola ini biasanya muncul pada orang dengan kebutuhan kontrol tinggi atau mereka yang ingin mendapatkan validasi dengan cara instan.

 

Salah satu tanda love bombing yang paling umum adalah percepatan hubungan secara tidak wajar. Pelaku sering kali memberi pujian berlebihan, mengungkapkan cinta terlalu cepat, atau mengatakan bahwa hubungan kalian “sangat istimewa” padahal baru berlangsung beberapa hari. Pada awalnya, hal ini bisa terasa membahagiakan, tetapi intensitas tersebut justru menjadi alarm penting: cinta yang sehat tumbuh, bukan meledak.

 

Tanda lain yang sering disangka perhatian adalah kecemburuan atau ketersinggungan saat kamu butuh ruang pribadi. Mereka mungkin berkata bahwa mereka hanya khawatir atau sayang, namun sebenarnya itu bentuk kontrol halus. Love bomber sering kali menjadikan kamu sebagai pusat perhatian di awal, tetapi akan menunjukkan sisi manipulatif ketika kamu tidak merespons sesuai keinginan mereka.

 

Selain itu, pelaku love bombing kerap membuat korban merasa “berutang” atas semua perhatian yang diberikan. Mereka memberi banyak, tetapi diam-diam menuntut balasan; entah berupa waktu, loyalitas, atau kepatuhan. Hubungan akhirnya berubah menjadi tidak seimbang, di mana kamu merasa harus selalu membalas kebaikan mereka untuk menghindari konflik.

 

Mengenali love bombing penting agar kita tidak terjebak dalam hubungan yang melelahkan secara emosional. Ingatlah bahwa perhatian yang tulus itu konsisten, stabil, dan menghargai ruang pribadi. Cinta yang sehat tidak membuatmu terburu-buru, tidak membuatmu takut, dan tidak membuatmu kehilangan diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id