Penulis : Usman Sergi, Direktur Media Center Muhammad Kasuba dan Abdul Madjid Husen (MK – Maju).
Maluku Utara, Lentera Inspiratif.com
Pemilihan gubernur Maluku Utara (Malut) tinggal menghitung hari lagi. Tepatnya tgl 27 juni 2018 rakyat malut yg memiliki hak suara akan menentukan nasibya dan nasib malut utk lima tahun ke depan. Pilihan yang benar in sha Allah akan menyelamatkan malut utara sebaliknya salah memilih maka kita ibarat lebih buruk dari keledai yang tidak mau jatuh ke lubang yang sama.
Meminjam instilah Dr. Ricky Gerung salah memilih itu bodoh dan mempertahankan pilihan yang salah itu lucu. Jadi sudah Tentu700.000 lebih konstituen plus yang punya KTP elektronik yang coblos nanti tidak ingin masuk kategori pemilih yg bodoh dan lucu kan. Pilgub malut adalah panggun politik rakyat guna melakukan evaluasi selanjutnya memilih pemimpin malut 5 tahun ke depan. Babak evaluasi telah dilalui semenjak gubernur dan wakil gubernur malut dilantik empat tahun silam sampai kita memasuki tahapan kampanye pilgub yang akan berakhir tgl 23 juni nanti. Waktu empat tahun sudah barang tentu waktu yang cukup bagi rakyat untuk menyimpulkan seperti apa pemimpin malut telah melakukan perubahan dan kemajuan malut.
Hasil pastinya tentu sudah ada di benak dan pikiran bapak ibu dan saudara saudara sekalian. Tanpa bermaksud menggurui atau menjatuhkan siapapun kontestan di pilgub malut, berita media media cetak dan on line telah membeberkan semuanya kondisi pembangunan dan pengelolaan pemda malut sejak empat tahun ini. Berita hutang yg kian membengkak devisit yang sudah menghawatirkan berita soal tata kelola perizinan tambang atau IUP berita tentang tata kelola keuangan daerah dan tata kelola birokrasi rupanya telah memberikan rekomendasi kepada kita semua bahwa kita mesti melakukan sesuatu untuk perubahan maluku utara menjadi lebih baik. Suara harapan dan mimpi malut menjadi lebih baik memang harus terus kuta gaumkan karena kita sadar bahwa maluku utara telah sianugrahi rahmat SDM dan SDA yang melimpah namun hasilnya masih tidak sebanding dengan kehidupan dan kemajuan rakyat dan daerahnya. Kita telah menyadari bahwa malut masih tercecer jauh dalam urusan pembangunan SDM dan kemajuan pembangunan daerah padahal malut punya potensi besar untuk maju dan sejahtera. Berkaca pada sejarah negeri moloku kie raha yang mashur pada zamanya sebaga negeri besar dan kuat yang eksistensi diwperhitungkan dalam oercaturan global. Kesultanan Ternate Tidore jailolo dan bacan adalah empat kerajaan yang memiliki wilayah kekuasaan politik sampai ke philipe dan kepulauan solomon. jika dibandingkan dengan malut kekinian sungguh sebuah ironi dimna malut di kawasan timur indonesia saja sudah tenggelan dalam percaturan kawansan timur .penyebabya karena kita kehilangan semangat kepemimpinan dengan visi besar yang mampu menuntun mereka membawa bahtera malut menuju kejayaan.
Saat ini malut selain menghadapi tantangan internal yang kuat juga tantangan eksternal yang dahsyat. Malut selain masih terpuruk dengan setumpuk problem internal pemda yang kronis juga kita telah memasuki era perdagangan bebas asean. Era dimna tidak ada lagi demarkasi politik dalam pengelolaan perdagangan dan ketenaga kerjaan. Tenaga kerja asing sudah bebas mengakses bursa kerja di malut dari levek ekspert sampai kuli bangunan. Dalam kondisi ini rakyat tak bisa berharap dari kebijakan belas kasih atau kebijakan afurmativ dari pemerintah selain menyiapkan kwalitas SDM kita sendiri.
Kondisi ini tentu membutuhkan komitmen kuat pemerintah daerah teritama dalam rangka membangun kualitas SDM dan memiliki strategi pendekatan pengelolaan SDA yang pro pekerja lokal. Paket MK Maju telah menyiapkan solusi atas tantangan malut tersebut dengan melakukan pembenahan internal dan konsep pembangunan kawasan. Visi membangun maluku utara sebagai provinsi keoulauan yang kuat di kawasan timur indonesia merupakan solusi yang tepat dan holistik terhadap masa depan Maluku utara. Dengan visi yang besar ini malut yang kaya SDM dan SDA akan mampu berlayar mengarungi ombak besar laut Indonesia timur laksana kora kora perang pasukan Nuku pasukan Babullah pasukan Banau menghempaskan obak melukuhlantahkan kapal kapal perang kolonial. MK maju agar Malut Sejahtera dan Jaya. (us)







