Jeddah, LenteraInspiratif.id – Timnas Indonesia U-17 mengawali kiprah mereka di ajang Piala Asia U-17 2025 dengan luar biasa. Bertanding di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, skuad Garuda Muda sukses menundukkan salah satu favorit juara, Timnas Korea Selatan U-17, dengan skor tipis namun krusial 1-0 , Jumat (4/4/2025) malam waktu setempat.
Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta pada masa injury time babak kedua, lewat skema penalti yang penuh drama.
Babak Pertama: Bertahan Total, Daffa Jadi Tembok Terakhir
Sejak peluit pertama dibunyikan, Timnas Korea Selatan langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka menguasai bola hingga 68 persen , dan terus menggempur pertahanan Indonesia dari berbagai sisi. Namun, barisan belakang Garuda Muda tampil sangat disiplin dan solid.
Daffa Al Gasemi, kiper utama Indonesia, menjadi penyelamat utama sepanjang babak pertama. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tembakan berbahaya dari Jung Hee-Jung dan Kim Ye-Geon .
Indonesia bukan tanpa peluang. Di menit ke-38, Mierza Fijatullah nyaris mencetak gol saat lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Korea Selatan Park Do-Hun . Sayangnya, kontrol bola yang kurang sempurna membuat peluang emas itu terbuang sia-sia.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Serangan Balik Tajam, Penalti Penentu
Memasuki babak kedua, pelatih Nova Arianto menarik Zahaby Gholy dan memasukkan Fandi Muzaki untuk menambah daya jelajah di lini tengah. Namun dominasi Korea Selatan tak juga reda. Mereka terus menekan dan menciptakan total 21 tembakan, meski hanya 3 yang tepat sasaran .
Puncak ketegangan terjadi di menit ke-67 saat Jin Geon-Young melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Daffa kembali menjadi pahlawan dengan penyelamatan gemilang.
Justru ketika Korea Selatan terus menyerang, Indonesia mendapatkan peluang emas di masa injury time. Lewat serangan balik cepat, sebuah crossing ke kotak penalti Korea Selatan mengenai tangan Kim Ji-Seong , dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Evandra Florasta maju sebagai algojo. Tendangannya ke arah kanan berhasil ditepis oleh Park Do-Hun, namun bola muntah langsung disambar kembali oleh Evandra dan bersarang di gawang. Gol! 1-0 untuk Indonesia.
Laga Berakhir, Indonesia Puncaki Klasemen Sementara Grup C
Di sisa waktu injury time, Korea Selatan mati-matian mencari gol penyeimbang. Namun Indonesia bertahan dengan sangat solid dan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi puncak klasemen sementara Grup C, unggul atas Yaman dan Afghanistan yang baru akan bermain setelah ini.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia U-17 (3-4-2-1):
Daffa Al Gasemi; Matthew Baker, I Putu Panji, Muhammad Al Gazani; Daniel Alfrido, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Fabio Azkairawan; Zahaby Gholy (Fandi Muzaki), Fadly Alberto; Mierza Fijatullah
Pelatih: Nova Arianto
Timnas Korea Selatan U-17 (4-4-2):
Park Do-Hun; Kim Min Chan, So Yoon-Wpp, Koo Hyeon-Bin, Lim Ye-Chan; Park Byeong-Chan, Kim Ye-Geon, Kim Jih-Yuk, Oh Ha-Ram; Jung Hee-Jung, Jin Geon-Young
Pelatih: Back Ki-Tae
Statistik Pertandingan:
Statistik | Korea Selatan | Indonesia |
---|---|---|
Skor Akhir | 0 | 1 |
Total Tembakan | 21 | 5 |
Tembakan ke Gawang | 3 | 2 |
Penguasaan Bola | 68% | 32% |
Pelanggaran | 11 | 3 |
Offside | 1 | 0 |