
MOROTAI – Pesta pernikahan yang berada di Desa Momujiu, Kecamatan Morotai Selatan, berakhir dengan duka. Pasalnya, di tempat pesta tersebut, dijadikan ajang perkelahian antar pemuda yang berujung memakan korban jiwa.
Dua warga desa yang terlibat perkelahian, diketahui berasal dari pemuda Desa Pandanga dan Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Minggu (11/11/2018) dini hari.
Awalnya, ketika itu beberapa pemuda Desa Juanga pergi ke acara pesta yang ada di Desa Momujiu. Saat beberapa pemuda sampai diacara pesta, didapati informasi bahwa adik dari Dandi Dulla, yang duluan pergi ke pesta, matanya ditikam oleh pemuda yang bernama Ical Kharie, asal Desa Pandanga.
Tak terima adiknya diperlakukan seperti itu, Dandi Dulla bersama teman-temannya mencoba mencari Ical Kharie, untuk mempertanyakan alasan kenapa ia menikam mata dari adik Dandi Dulla. Namun belum sempat mempertanyakan hal itu, sejumlah pemuda Desa Pandanga, sudah salah pengertian. Sehingga, perkelahian pun tak dapat dihindari.
“Saya dan teman teman cari Ical, tujuannya mau tanya, alasan apa Ical tusuk mata adik saya dengan jari. Tapi baru di tanya, Ical sudah pukul saya dengan kursi di kepala, disitulah terjadi perkelahian masa antara pemuda Desa Juanga dengan Desa Pandanga, tetapi jumlah mereka lebih banyak, ujar Dandi Dulla.
Bukan hanya itu saja, pemuda yang diketahui bernama Faisal Gafur (18) asal Desa Pandanga, menikam Rifaldi Nyong, asal Desa Juanga. Akibatnya, korban (Rifaldi Nyong, red) meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
“Teman kami, ditikam pelaku yang diduga bernama Faisal Gafur. Ia menikam Rifaldi, dengan menggunakan pisau, “pungkasnya.
Diketahui, pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Pulau Morotai, guna penyidikan lebih lanjut. (man/dit)






