Lentera Inspiratif, Mojokerto- Bulan Ramadhan selalu menghadirkan keutamaan di setiap malamnya, termasuk pada malam ke-6 pelaksanaan sholat Tarawih. Dalam sejumlah riwayat yang beredar di tengah masyarakat, disebutkan bahwa pada malam keenam, Allah SWT memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur. Bahkan disebutkan pula bahwa setiap batu dan tanah memintakan ampunan bagi orang yang melaksanakan sholat Tarawih pada malam tersebut.
Apa Itu Baitul Makmur?
Baitul Makmur adalah “rumah ibadah” para malaikat yang berada di langit ketujuh. Dalam hadis riwayat Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik dan tercantum dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim, dijelaskan bahwa setiap hari ada 70.000 malaikat yang masuk ke Baitul Makmur untuk beribadah dan mereka tidak kembali lagi setelahnya. Ini menunjukkan betapa agungnya tempat tersebut dan betapa besar nilai ibadah para malaikat di dalamnya.
Riwayat Keutamaan Tarawih Malam ke-6
Keutamaan khusus setiap malam Tarawih, termasuk malam ke-6, banyak dinukil dalam kitab Durratun Nasihin karya Utsman bin Hasan al-Khaubawi. Dalam kitab tersebut disebutkan berbagai fadhilah Tarawih dari malam pertama hingga malam ketiga puluh.
Namun, para ulama hadis menjelaskan bahwa riwayat tentang keutamaan khusus tiap malam Tarawih ini statusnya lemah (dhaif), bahkan sebagian dinilai tidak memiliki sanad yang kuat. Meski demikian, amalan sholat Tarawih sendiri tetap memiliki dasar yang shahih.
Dasar Shahih Keutamaan Tarawih
Dalam hadis riwayat Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan tercantum dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda:
“Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadhan (shalat malam di bulan Ramadhan) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa sholat Tarawih (qiyam Ramadhan) memiliki keutamaan besar, yaitu ampunan dari Allah SWT.
Pesan Spiritual Malam Keenam
Walaupun riwayat detail tentang malam ke-6 tidak sekuat hadis shahih, pesan spiritualnya tetap mengajarkan motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah. Gambaran pahala seperti malaikat yang tawaf di Baitul Makmur menunjukkan betapa tinggi derajat orang yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya.
Selain itu, ungkapan bahwa batu dan tanah memintakan ampunan menjadi simbol bahwa alam semesta turut menjadi saksi kebaikan seorang hamba.
Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Terlepas dari perbedaan kualitas riwayat tentang fadhilah tiap malam, semangat untuk meraih ampunan dan pahala berlipat tetap menjadi inti dari ibadah ini.
Malam ke-6 bisa menjadi momentum untuk memperbaiki niat, memperpanjang doa, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena pada akhirnya, yang paling utama bukan hanya mengetahui keutamaannya, tetapi konsisten dalam mengamalkannya.













