Lentera Inspiratif, Mojokerto- Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu amalan utama yang dikerjakan setiap malam adalah shalat tarawih. Ibadah sunnah ini memiliki banyak keutamaan, termasuk yang disebutkan dalam berbagai riwayat mengenai fadhilah tiap malamnya. Pada malam ke-4 Ramadhan, disebutkan bahwa orang yang melaksanakan shalat tarawih akan memperoleh pahala setara dengan membaca empat kitab suci yang diturunkan Allah SWT.
Dalil Umum Keutamaan Shalat Tarawih
Secara umum, keutamaan shalat malam di bulan Ramadhan dijelaskan dalam hadis shahih riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadhan (shalat malam di bulan Ramadhan) karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa shalat tarawih yang termasuk qiyam Ramadhan memiliki ganjaran besar berupa ampunan dosa.
Keutamaan Malam ke-4: Pahala Membaca Empat Kitab Suci
Dalam sejumlah kitab yang membahas fadhilah Ramadhan, disebutkan bahwa pada malam ke-4, orang yang menunaikan shalat tarawih akan memperoleh pahala seperti membaca empat kitab suci yang diturunkan Allah, yaitu:
1. Taurat
2. Zabur
3. Injil
4. Al-Qur’an
Keempat kitab tersebut dalam ajaran Islam diyakini sebagai wahyu Allah yang diturunkan kepada para nabi: Taurat kepada Nabi Musa AS, Zabur kepada Nabi Daud AS, Injil kepada Nabi Isa AS, dan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
Riwayat mengenai fadhilah khusus setiap malam tarawih ini banyak dinukil dalam kitab-kitab klasik seperti *Durratun Nashihin*. Namun, para ulama hadis menjelaskan bahwa sebagian riwayat tentang keutamaan spesifik tiap malam memiliki derajat lemah (dhaif). Meski demikian, kandungan maknanya tetap mendorong umat Islam untuk semakin bersemangat dalam beribadah di bulan Ramadhan.
Makna dan Hikmah Keutamaan Ini
Pahala setara membaca empat kitab suci bukan semata-mata hitungan matematis pahala, melainkan gambaran betapa besar nilai ibadah shalat tarawih di sisi Allah SWT. Membaca kitab suci adalah amalan agung karena berkaitan langsung dengan wahyu Ilahi. Maka, penyebutan ganjaran tersebut menunjukkan tingginya kedudukan ibadah tarawih.
Selain itu, Ramadhan memang dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185. Oleh karena itu, memperbanyak ibadah malam, termasuk tarawih, selaras dengan semangat turunnya wahyu.
Data dan Praktik di Indonesia
Di Indonesia, shalat tarawih umumnya dilaksanakan sebanyak 8 atau 20 rakaat, ditambah 3 rakaat witir. Praktik ini berkembang di berbagai organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama yang umumnya melaksanakan 20 rakaat, dan Muhammadiyah yang cenderung melaksanakan 8 rakaat, keduanya sama-sama memiliki dasar dalil dan ijtihad masing-masing.
Kementerian Agama Republik Indonesia setiap tahunnya juga mengimbau masyarakat untuk memakmurkan masjid selama Ramadhan dengan tetap menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Penutup
Keutamaan shalat tarawih malam ke-4 Ramadhan yang disebut setara dengan pahala membaca empat kitab suci menjadi motivasi spiritual bagi umat Islam. Meski sebagian riwayatnya berstatus dhaif, semangat untuk meningkatkan kualitas ibadah tetap menjadi inti utama. Pada akhirnya, yang terpenting adalah keikhlasan, keimanan, dan konsistensi dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan.
Dengan memahami keutamaannya, diharapkan umat Islam semakin bersemangat menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan shalat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an demi meraih ridha Allah SWT.













