Data di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo, ada 40 ribu TKI asal bumi reog yang bekerja di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Arab dan Taiwan.
“Untuk faktor meninggalnya ada yang karena sakit ataupun kecelakaan kerja,” tutur Kepala Disnaker Bedianto, Kamis (9/1/2019).
“Baik prosedural maupun non prosedural, ketika ada TKI yang meninggal kami upayakan ada santunan dari BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.
“Contohnya, ada TKI asal Desa Suru, Kecamatan Sooko yang meninggal di Hongkong pada 2019 lalu. Keluarganya mendapatkan santunan senilai Rp 87 juta dan pendidikan anaknya ditanggung hingga S1 dari BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (tim)













