EkonomiJawa Timur

Jelang Ramadhan 1447 Hijriah 2026, Harga Ayam Broiler Di Mojokerto Tertahan Tinggi Imbas dari Tradisi Nyadran

×

Jelang Ramadhan 1447 Hijriah 2026, Harga Ayam Broiler Di Mojokerto Tertahan Tinggi Imbas dari Tradisi Nyadran

Sebarkan artikel ini

Lentera Inspiratif, Mojokerto –  Menjelang bulan suci Ramadhan, harga daging ayam broiler (ayam ras pedaging), di pasar tanjung Kota Mojokerto mulai merangkak naik. Kenaikan ini di akibatkan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk hajatan dan tradisi nyandran yang identik dengan masak besar.

Pantauan di Pasar Tanjung Kota Mojokerto per tanggal 7 februari 2026, menunjukkan harga daging ayam broiler kini menembus “Rp.38.000 per kilogram, dari harga sebelumnya sekitar Rp34.000 – Rp35.000 per kilogram.” ujar (Mujiono) pada sabtu (7/02/26).

Menurut (Mujiono) (48) “pedagang daging ayam di pasar Tanjung ,mengatakan lonjakan permintaan sudah terasa sejak beberapa hari lalu. Tradisi sandranan ini masih dilakukan di berbagai wilayah, dan menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan harga. Warga yang menggadakan tradisi tersebut pasti akan masak besar. salah satu lauknya daging ayam, sehingga permintaan meningkat . Mungkin itu salah satu penyebabnya.”

Di sisi lain, para peternak ayam broiler mengeluhkan bahwa mereka mengalami tekanan karena kenaikan biaya operasional. Harga pakan yang belum stabil menyebabkan sebagian peternak mengurangi jumlah populasi ternak untuk mengurangi risiko kerugian. Akibatnya, pasokan ayam ke pasar menjadi lebih terbatas. Kondisi ini semakin mendorong naiknya harga barang di tingkat pembeli.

Kenaikan harga ayam broiler memiliki dampak langsung terhadap daya beli konsumen. Beberapa konsumen mengakui perlu mengurangi jumlah pembelian atau beralih ke bahan pangan lain seperti telur dan tahu tempe.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait menyatakan akan melakukan pemantauan harga dan stok pangan menjelang Ramadhan. Langkah antisipasi dilakukan melalui koordinasi dengan distributor dan peternak, serta kemungkinan menggelar operasi pasar apabila harga terus melonjak. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk belanja kebutuhan dengan bijak dan tidak menyimpan barang dalam jumlah berlebihan.

Karena permintaan konsumsi meningkat menjelang bulan suci Ramadhan, harga ayam boiler kemungkinan masih akan mengalami perubahan naik turun. Stabilitas harga sangat bergantung pada kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan dari peternak. Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat mempertahankan keseimbangan antara permintaan dan pasokan agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id