Kota Mojokerto | lenterainspiratif.id – Walikota Mojokerto, Selasa 13 Mei 2025 melakukan kunjungan ke sekolah guna meninjau kegiatan Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah “NING ITA DI SEKOLAH”.
Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, Pemkot terus menghadirkan berbagai inovasi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan moral. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program inovasi “Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah (NING ITA DI SEKOLAH)” yang diterapkan secara terintegrasi dalam kegiatan sekolah sehari-hari.
Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, toleransi, serta membangun budaya positif di lingkungan sekolah. Melalui inovasi tersebut, peserta didik dibiasakan untuk menjalankan kegiatan keagamaan secara rutin, seperti membaca surat surat pendek dan doa doa harian.
Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, S.E menyampaikan bahwa inovasi ini hadir sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman dan tantangan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis iman dan taqwa menjadi pondasi penting dalam menciptakan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki etika dan moral yang baik.
“Melalui pembiasaan positif setiap hari, kami ingin menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial kepada seluruh siswa. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia,” ujarnya (13/05/2025).
Pelaksanaan program ini juga melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga dukungan orang tua. Guru berperan aktif sebagai teladan dalam penerapan nilai-nilai religius di lingkungan sekolah, sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman, harmonis, dan penuh rasa saling menghormati.
Selain meningkatkan kualitas spiritual peserta didik, inovasi ini juga memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa di sekolah. Tingkat kedisiplinan dan kepedulian sosial siswa mengalami peningkatan, sementara pelanggaran tata tertib sekolah cenderung menurun. Peserta didik juga menjadi lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Tidak hanya itu, program ini turut memperkuat budaya sekolah yang religius dan humanis. Lingkungan sekolah menjadi lebih kondusif, aman, serta mendukung proses pembelajaran yang positif dan menyenangkan.
Dengan adanya inovasi Peningkatan Iman dan Taqwa ini, sekolah berharap dapat mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. ( Roe)













