
Surabaya – Seorang anak berinisial RA (17) warga Jalan Kedinding Lor Kec. Kerjeran, Surabaya hampir menjadi bulan bulanan warga lantaran melakukan penjambretan terhadap Fatimatus (28) warga Ds. Randegan Kec. Dawar Blandong Mojokerto.
Merasa bahwa dirinya di jambret korban yang saat iti berada di daerah Sawo, Kel. Bringin, Surabaya langsung berteriak dan mengundang warga sekitar, hingga wargapun melakukan penghadangan hingga pelaku yang mencoba kabur dapat diamankan.
Usai mengamankan pelaku, warga yang murka membakar habis motor pelaku hingga menjadi arang.
Kapolsek Lakarsantri, AKP Palma didampingi Kanit Reskrim, Iptu Suwono mengungkapkan, Jum’at (20/9) bahwa penjambretan itu berawal ketika korban bersama temannya berboncengan sepeda motor melintas di daerah Sowo Kelurahan Bringin Surabaya.
Disana, korban dipepet sepeda motor yang dikendarai oleh 2 (dua) orang laki-laki yang tidak dikenal dan tiba-tiba, seorang dari dua pelaku menarik secara paksa tas yang dicangklong korban.
Setelah berhasil dan tas berpindah tangan, kedua orang pelaku melarikan diri sambil mengambi barang yang berada didalam tas berupa, HP merk Samsung, STNK sepeda motor dan uang tunai Rp. 500.000.
Pada saat pelaku ini berusaha kabur, korban berusaha mengejar hingga akhirnya kedua pelaku jatuh dari sepeda motor. Meski terjatuh, kedua pelaku berhasil melarikan diri sambil membawa barang hasil kejahatan, sedangkan tas milik korban ditinggal dan sepeda motor milik pelaku juga ditinggal. Kemudian motor itu dibakar oleh massa.
Setelah dilakukan penyelidikan,
akhirnya pelaku berhasil diidentifikasi dan satu diantaranya ditangkap pada, Senin, 16 september 2019, sekira jam 22.00 WIB di rumah kost Jalan Sememi Surabaya.
Masih kata kapolsek, Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Lokarsantri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berikut barang buktinya sebuah tas perempuan wama coklat, dan sepeda motor Honda Beat Nopol L-6865-Y, sarana yang dibakar massa.
“Meski anak-anak, pelaku akan dijerat Pasal 365 KUHP, namun penahanannya ditempatkan di pemasyarakatan anak,” tutup AKP Palma. (fi)






