BeritaJawa Timur

Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Tertinggi dalam Lima Tahun, Tembus 4,67

×

Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Tertinggi dalam Lima Tahun, Tembus 4,67

Sebarkan artikel ini
Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Tertinggi dalam Lima Tahun, Tembus 4,67

Lenterainspiratif | Mojokerto – Kinerja pelayanan publik di Kota Mojokerto menunjukkan tren penguatan yang signifikan. Sepanjang tahun 2025, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota Mojokerto tercatat mencapai angka 4,67. Nilai ini menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir sekaligus mencerminkan konsistensi pemerintah kota dalam membangun layanan yang semakin adaptif dan berpihak pada masyarakat.

Angka tersebut mengalami lonjakan dibandingkan capaian tahun-tahun sebelumnya. Pada 2021, IPP Kota Mojokerto berada di level 4,18. Nilai itu kemudian naik menjadi 4,52 pada 2022, namun sempat mengalami penurunan pada 2023 dengan skor 4,22 dan kembali turun tipis menjadi 4,19 pada 2024. Memasuki 2025, indeks tersebut justru melonjak tajam hingga menembus 4,67.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut capaian ini merupakan hasil dari proses pembenahan birokrasi yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, bukan pekerjaan instan.

“Peningkatan Indeks Pelayanan Publik tahun 2025 ini adalah hasil dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah. Kami terus melakukan evaluasi, perbaikan sistem, dan memastikan layanan publik semakin mudah diakses, cepat, serta transparan,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita, Senin (12/1/2026).

Menurut Ning Ita, reformasi pelayanan tidak hanya difokuskan pada perbaikan prosedur administratif, tetapi juga menyasar perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur sipil negara. Digitalisasi layanan, penegakan standar pelayanan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik.

“Kami berupaya memastikan masyarakat menjadi pusat dari setiap layanan. Inovasi yang kami kembangkan harus benar-benar memberi manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.

Meski demikian, Ning Ita menekankan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran Pemkot Mojokerto berpuas diri. Justru sebaliknya, nilai IPP yang tinggi harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Indeks ini bukan sekadar angka. Tantangan ke depan adalah memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” imbuhnya.

Capaian IPP 2025 ini menjadi indikator bahwa arah pembenahan pelayanan publik di Kota Mojokerto berjalan di jalur yang tepat. Ke depan, kesinambungan inovasi dan konsistensi kualitas layanan menjadi kunci agar Kota Mojokerto semakin responsif, modern, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id