EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jawa Timur 28 Januari 2026, Cabai Rawit Merah Tembus Rp50 Ribu per Kg

Pedagang pasar tanjung anyar

SURABAYA, LenteraInspiratif.id – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Provinsi Jawa Timur kembali mengalami pergerakan pada Rabu (28/1/2026). Berdasarkan Harga Rata-Rata Provinsi Jawa Timur di Tingkat Konsumen, komoditas cabai masih menjadi penyumbang kenaikan tertinggi, khususnya cabai rawit merah.

Harga cabai rawit merah melonjak signifikan sebesar Rp2.228 per kilogram atau 4,64 persen, dari sebelumnya Rp47.973 menjadi Rp50.201 per kilogram. Selain itu, cabai merah besar juga mengalami kenaikan tajam Rp1.052 per kilogram (4,22 persen) menjadi Rp25.989. Sementara cabai merah keriting naik Rp267 per kilogram menjadi Rp27.731.

Harga beras terpantau relatif stabil dengan kecenderungan naik tipis. Beras premium naik Rp4 per kilogram menjadi Rp14.852, sementara beras medium naik Rp4 per kilogram menjadi Rp12.889.

Pada komoditas minyak goreng, harga Minyakita kembali mengalami penurunan cukup dalam yakni Rp166 per liter atau 0,99 persen, menjadi Rp16.630. Sementara minyak goreng curah dan kemasan premium naik tipis, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana turun Rp5 per liter.

Harga daging sapi paha belakang turun Rp164 per kilogram, sementara daging ayam ras relatif stabil. Daging ayam kampung turun Rp81 per ekor. Harga telur ayam ras dan telur ayam kampung juga tercatat mengalami penurunan.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah turun Rp38 per kilogram, sedangkan bawang putih turun cukup signifikan Rp98 per kilogram. Sementara itu, harga kacang hijau dan kacang tanah mengalami kenaikan tipis.

Di kelompok sayur-mayur, harga kol/kubis dan buncis mengalami kenaikan, sementara tomat merah turun cukup dalam Rp147 per kilogram dan wortel turun Rp133 per kilogram.

Harga ikan segar terpantau bervariasi, dengan kenaikan pada ikan bandeng, ikan tongkol, dan ikan cakalang, sementara ikan kembung turun tipis. Untuk komoditas bahan bangunan, gas elpiji 3 kilogram, serta pupuk non-subsidi, harga terpantau stabil tanpa perubahan berarti.

Secara umum, fluktuasi harga masih didominasi komoditas pangan segar, terutama cabai, yang dipengaruhi pasokan dan faktor cuaca. Masyarakat diimbau tetap bijak dalam berbelanja dan memantau perkembangan harga pasar.

Exit mobile version