BeritaJawa Timur

Harga Bahan Pokok Jawa Timur 1 Februari 2026: Bawang Merah dan Putih Melonjak Tajam, Cabai Rawit Mulai Turun

Pedagang pasar tanjung anyar

Jawa Timur, LenteraInspiratif.id – Perkembangan harga bahan pokok di Provinsi Jawa Timur pada Minggu, 1 Februari 2026, menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan pada sejumlah komoditas. Bawang merah dan bawang putih tercatat mengalami lonjakan paling tinggi, sementara cabai rawit merah mulai menunjukkan tren penurunan meski masih berada di level mahal.

Berdasarkan data harga rata-rata di tingkat konsumen, bawang merah melonjak Rp3.114 atau 9,29 persen, dari Rp33.520 menjadi Rp36.634 per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada bawang putih sinco/honan yang naik Rp2.891 atau 8,87 persen, dari Rp32.581 menjadi Rp35.471 per kilogram. Lonjakan ini diduga kuat dipicu terganggunya pasokan serta distribusi dari sentra produksi.

Sementara itu, harga cabai rawit merah tercatat turun tipis Rp232 atau 0,38 persen menjadi Rp60.764 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar yang turun cukup dalam sebesar Rp375 atau 1,40 persen, serta cabai merah keriting yang turun Rp101 atau 0,35 persen.

Untuk komoditas beras, pergerakan harga relatif stabil. Beras premium turun tipis Rp17 menjadi Rp14.829 per kilogram, sedangkan beras medium justru naik Rp19 ke level Rp12.909 per kilogram. Gula kristal putih terpantau stagnan di harga Rp16.528 per kilogram.

Di sektor minyak goreng, harga cenderung terkoreksi. Minyak goreng kemasan sederhana turun paling besar yakni Rp99 atau 0,57 persen, disusul MINYAKITA yang turun Rp80 atau 0,49 persen. Sebaliknya, minyak goreng curah justru mengalami kenaikan tipis sebesar Rp12 menjadi Rp18.733 per kilogram.

Untuk protein hewani, harga daging sapi paha belakang naik tipis Rp285 menjadi Rp119.725 per kilogram. Daging ayam ras turun Rp148, sementara ayam kampung turun cukup signifikan sebesar Rp1.759 atau 2,55 persen per ekor. Telur ayam ras naik tipis ke Rp27.322 per kilogram, dan telur ayam kampung naik menjadi Rp46.129 per kilogram.

Komoditas sayur mayur menunjukkan pergerakan beragam. Tomat merah naik 1,30 persen, sedangkan kentang dan wortel justru mengalami penurunan. Pada sektor ikan segar, hampir seluruh jenis ikan mengalami kenaikan harga, terutama ikan tongkol yang naik 1,38 persen.

Di luar bahan pangan, sejumlah material bangunan seperti semen, besi beton, paku, serta kayu juga mengalami fluktuasi, mencerminkan meningkatnya aktivitas pasar dan konstruksi di awal Februari 2026.

Secara umum, lonjakan harga bawang menjadi perhatian utama pemerintah daerah, sementara penurunan harga cabai diharapkan dapat berlanjut guna menekan beban belanja rumah tangga masyarakat.

Exit mobile version