Surabaya, LenteraInsoiratif.id – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur masih menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada Kamis (30/7/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, terutama cabai merah besar yang melonjak hingga 9,21 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
Berdasarkan data rata-rata harga tingkat konsumen yang dirilis pukul 11.35 WIB, harga cabai merah besar naik dari Rp32.065 menjadi Rp35.016 per kilogram atau bertambah Rp2.952. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah yang kini berada di angka Rp43.603 per kilogram, naik Rp1.405 atau 3,33 persen.
Sementara itu, harga cabai merah keriting turut mengalami kenaikan sebesar Rp343 menjadi Rp32.830 per kilogram atau meningkat 1,06 persen.
Selain komoditas cabai, harga daging ayam ras juga mengalami kenaikan sebesar Rp303 menjadi Rp34.687 per kilogram. Harga daging sapi paha belakang ikut bergerak naik tipis menjadi Rp127.613 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang merah turun Rp278 menjadi Rp30.020 per kilogram, sedangkan bawang putih Sinco/Honan turun Rp261 menjadi Rp30.591 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada komoditas telur. Harga telur ayam ras turun Rp95 menjadi Rp24.762 per kilogram, sementara telur ayam kampung turun Rp204 menjadi Rp45.891 per kilogram.
Untuk komoditas sayuran, buncis naik menjadi Rp13.083 per kilogram dan kol/kubis menjadi Rp8.498 per kilogram. Sebaliknya, tomat merah turun menjadi Rp7.396 per kilogram dan wortel turun menjadi Rp15.380 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil. Harga beras premium tetap Rp15.004 per kilogram dan beras medium Rp13.001 per kilogram. Minyakita masih bertahan di Rp16.141 per liter, begitu pula harga gas LPG 3 kilogram yang tetap Rp19.848.
Komoditas lain seperti gula pasir, tepung terigu, mi instan, berbagai jenis semen, pupuk non-subsidi, hingga sebagian besar ikan segar juga tidak mengalami perubahan berarti dibandingkan hari sebelumnya.
Secara umum, pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur masih didominasi fluktuasi pada komoditas hortikultura. Lonjakan harga cabai menjadi perubahan paling signifikan, sementara penurunan harga bawang dan telur turut membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen.

