Mojokerto, Lenterainspiratif.id – Harga kebutuhan pokok di Mojokerto kembali berfluktuasi. Data terbaru menunjukkan beberapa komoditas strategis mengalami penurunan cukup tajam, sementara sebagian lainnya justru melonjak.
Bawang Merah Anjlok Hampir 10 Persen
Harga bawang merah tercatat turun signifikan. Secara mingguan, harga komoditas ini merosot dari Rp38.457 menjadi Rp34.696 per kilogram atau anjlok 9,78 persen. Sementara harian, harganya juga turun Rp800 menjadi Rp33.325 per kilogram.
Pisang Ambon Jadi Komoditas Paling Melonjak
Sebaliknya, pisang ambon mencatat kenaikan tertinggi. Dalam sepekan terakhir, harga naik 4,22 persen dari Rp18.012 menjadi Rp18.772 per kilogram. Secara harian, pisang ambon juga mengalami lonjakan 2,84 persen menjadi Rp19.300 per kilogram.
Gula Dalam Negeri Turun
Gula pasir dalam negeri ikut terkoreksi. Harga harian turun 4,46 persen dari Rp16.498 menjadi Rp15.763 per kilogram. Secara mingguan, gula turun 0,74 persen ke level Rp16.355 per kilogram.
Daging Ayam Naik, Telur Turun
Daging ayam broiler naik 0,69 persen harian menjadi Rp32.695 per kilogram, dan masih naik 0,5 persen secara mingguan. Sebaliknya, harga telur ayam ras justru menurun tipis 0,7 persen menjadi Rp26.537 per kilogram.
Cabai Masih Labil
Cabai menjadi salah satu komoditas paling fluktuatif. Cabai rawit turun 3,03 persen mingguan ke Rp30.447 per kilogram, sedangkan cabai merah biasa juga anjlok hampir 3 persen ke Rp29.570 per kilogram.
Sayuran dan Ikan Ikut Bergerak
Tomat mengalami penurunan tajam 7,57 persen secara mingguan menjadi Rp8.688 per kilogram. Sementara itu, ikan tuna justru naik 1,58 persen ke Rp40.628 per kilogram.
Secara keseluruhan, tren harga bahan pokok di Mojokerto menunjukkan gejolak pada komoditas hortikultura (bawang, cabai, tomat) yang cenderung turun, sedangkan buah (pisang ambon) dan protein hewani seperti ayam broiler mengalami kenaikan.