EkonomiJawa Timur

Harga Bahan Pokok di Jawa Timur Sabtu 31 Januari 2026 Bergerak Dinamis, Cabai Rawit dan Telur Ayam Masih Mahal

×

Harga Bahan Pokok di Jawa Timur Sabtu 31 Januari 2026 Bergerak Dinamis, Cabai Rawit dan Telur Ayam Masih Mahal

Sebarkan artikel ini
Pedagang pasar tanjung anyar

Lenterainspiratif.id | Jawa Timur – Perkembangan harga bahan pokok di Jawa Timur pada Sabtu (31/1/2026) menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Sejumlah komoditas pangan strategis masih berada pada level stabil, namun beberapa bahan kebutuhan rumah tangga terpantau mengalami kenaikan harga, terutama cabai rawit merah dan telur ayam, yang hingga kini belum menunjukkan tanda penurunan signifikan.

Berdasarkan pantauan harga rata-rata konsumen, beras sebagai komoditas utama kebutuhan masyarakat masih relatif stabil. Beras premium berada di kisaran Rp14.700 hingga Rp15.000 per kilogram, sementara beras medium dijual pada rentang Rp12.700–Rp12.900 per kilogram. Stabilnya harga beras ditopang oleh ketersediaan stok yang masih mencukupi di sejumlah sentra produksi di Jawa Timur.

Pada komoditas gula kristal putih, harga tercatat berada di kisaran Rp16.400 per kilogram. Kenaikan tipis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir diduga dipengaruhi oleh faktor distribusi dan meningkatnya permintaan di pasar tradisional menjelang akhir bulan.

Sementara itu, harga minyak goreng menunjukkan tren yang bervariasi. Minyak goreng curah masih bertahan di kisaran Rp18.500 per kilogram. Namun, minyak goreng kemasan sederhana dan premium masih dijual di atas Rp19.500 hingga Rp20.500 per liter. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat kembali beralih ke minyak curah untuk menekan pengeluaran rumah tangga.

Dari sektor protein hewani, harga daging sapi paha belakang relatif stabil di kisaran Rp118.000–Rp120.000 per kilogram. Daging ayam ras segar juga tidak mengalami perubahan berarti dan dijual sekitar Rp35.000 per kilogram. Berbeda dengan telur ayam ras, yang masih bertahan tinggi di kisaran Rp30.500 per kilogram, sementara telur ayam kampung menembus Rp45.000 hingga Rp46.000 per kilogram akibat pasokan yang terbatas.

Komoditas cabai kembali menjadi sorotan utama. Harga cabai rawit merah terpantau masih tinggi di kisaran Rp56.000 hingga Rp58.000 per kilogram. Kondisi cuaca yang tidak menentu di sejumlah daerah penghasil cabai disebut memengaruhi produktivitas petani. Sebaliknya, cabai merah besar dan cabai merah keriting justru mengalami penurunan tipis dan dijual di bawah Rp40.000 per kilogram.

Untuk komoditas bawang, bawang merah dijual sekitar Rp33.000–Rp34.000 per kilogram, sedangkan bawang putih sinco berada di kisaran Rp32.500 per kilogram. Keduanya mengalami kenaikan tipis namun masih dalam batas wajar.

Secara umum, fluktuasi harga bahan pokok di Jawa Timur pada akhir Januari 2026 masih terkendali. Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan pasar secara rutin guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, terutama pada komoditas yang kerap bergejolak seperti cabai dan telur ayam.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id