Harga Bahan Pokok di Jawa Timur Awal Agustus 2026: Cabai Naik, Bawang dan Tomat Turun

×

Harga Bahan Pokok di Jawa Timur Awal Agustus 2026: Cabai Naik, Bawang dan Tomat Turun

Sebarkan artikel ini
Pasar murah di Kejari Kota Mojokerto
Pasar murah di Kejari Kota Mojokerto

Lenterainspiratif.id – Pergerakan harga bahan pokok di Provinsi Jawa Timur pada awal Agustus 2026 menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas. Berdasarkan data harga rata-rata tingkat konsumen per 3 Agustus 2026, beberapa bahan pangan mengalami kenaikan, sementara lainnya justru turun.

 

Kenaikan harga masih terjadi pada kelompok cabai. Harga cabai rawit merah tercatat naik menjadi Rp43.568 per kilogram, atau bertambah Rp122 (0,28 persen) dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, cabai merah keriting juga meningkat menjadi Rp33.253 per kilogram, naik Rp302 (0,92 persen). Cabai merah besar turut mengalami kenaikan tipis menjadi Rp32.221 per kilogram.

 

Di sisi lain, harga bawang menunjukkan tren penurunan. Bawang merah turun menjadi Rp29.320 per kilogram atau berkurang Rp127 (0,43 persen). Bawang putih Sinco/Honan juga melemah menjadi Rp30.177 per kilogram, turun Rp155 (0,51 persen).

 

Komoditas lainnya yang mengalami penurunan adalah tomat merah. Harga tomat tercatat sebesar Rp6.892 per kilogram, turun Rp166 (2,35 persen). Sementara itu, wortel relatif stabil di kisaran Rp15.237 per kilogram, hanya turun tipis Rp20 (0,13 persen).

 

Untuk bahan pelengkap bumbu dapur seperti kunyit, laos, kemiri, daun salam, dan daun jeruk, harga cenderung stabil di sejumlah pasar tradisional. Demikian pula santan yang masih diperdagangkan dengan harga yang relatif tidak banyak berubah.

 

Sementara itu, harga ikan patin juga masih terpantau stabil di berbagai daerah, meski terdapat sedikit perbedaan harga antarwilayah sesuai pasokan dan permintaan.

 

Bagi masyarakat yang akan memasak menu berbahan dasar ikan patin dengan bumbu kuning menggunakan bawang merah, bawang putih, kunyit, laos, cabai, kemiri, daun salam, daun jeruk, wortel, rambusa, dan santan, kondisi harga saat ini masih tergolong cukup terkendali. Kenaikan pada komoditas cabai menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap biaya belanja, sedangkan turunnya harga bawang dan tomat membantu menekan total pengeluaran.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id