JAWA TIMUR, LenteraInspiratif.id – Pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur pada Jumat (10/4/2026) menunjukkan tren fluktuatif. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama pada kelompok minyak goreng dan cabai, sementara beberapa bahan pangan lain justru mengalami penurunan.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah naik Rp145 menjadi Rp20.059 per kilogram atau meningkat 0,73 persen. Minyak goreng kemasan premium juga naik Rp39 menjadi Rp20.919 per liter, sedangkan kemasan sederhana meningkat Rp95 menjadi Rp17.972 per liter. Produk MINYAKITA turut naik Rp35 menjadi Rp16.251 per liter.
Dari kelompok cabai, harga cabe merah besar mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp629 menjadi Rp33.056 per kilogram atau naik 1,94 persen. Cabe merah keriting juga meningkat Rp329 menjadi Rp32.550 per kilogram. Namun, cabe rawit merah justru turun cukup dalam sebesar Rp1.480 menjadi Rp63.507 per kilogram atau turun 2,28 persen.
Di sektor daging, harga daging sapi paha belakang mengalami penurunan terbesar, yakni Rp1.187 menjadi Rp122.963 per kilogram atau turun 0,96 persen. Daging ayam ras juga turun Rp52 menjadi Rp35.644 per kilogram, sementara ayam kampung turun Rp544 menjadi Rp70.174 per ekor.
Untuk komoditas telur, harga telur ayam ras kembali melemah sebesar Rp142 menjadi Rp27.097 per kilogram atau turun 0,52 persen. Sebaliknya, telur ayam kampung naik Rp306 menjadi Rp46.815 per kilogram.
Harga gula kristal putih tercatat naik tipis Rp28 menjadi Rp17.313 per kilogram. Sementara itu, harga beras relatif stabil, dengan beras premium turun Rp2 menjadi Rp14.863 per kilogram dan beras medium turun Rp11 menjadi Rp12.916 per kilogram.
Pada komoditas sayur mayur, harga tomat merah naik Rp65 menjadi Rp12.630 per kilogram. Kol mengalami kenaikan tipis Rp23 menjadi Rp8.871 per kilogram. Sementara itu, wortel turun Rp31 menjadi Rp11.782 per kilogram dan buncis turun Rp74 menjadi Rp13.202 per kilogram.
Komoditas perikanan menunjukkan variasi harga. Ikan bandeng naik Rp95 menjadi Rp35.130 per kilogram, ikan tuna naik Rp164 menjadi Rp40.506 per kilogram, sedangkan ikan kembung turun Rp251 menjadi Rp35.370 per kilogram dan ikan tongkol turun Rp70 menjadi Rp33.932 per kilogram.
Di sektor bahan pokok lainnya, harga garam bata naik Rp40 menjadi Rp1.826 per buah atau naik 2,24 persen. Kedelai lokal juga mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar Rp191 menjadi Rp13.174 per kilogram.
Untuk komoditas energi rumah tangga, harga gas elpiji 3 kg naik Rp63 menjadi Rp19.972 per kilogram atau naik 0,32 persen. Sementara itu, harga pupuk dan sebagian besar bahan bangunan terpantau stabil tanpa perubahan signifikan.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga pada awal April 2026 ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan di pasar. Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat.












