BeritaMaluku Utara

Dua Penumpang Perahu Katinting Hilang Kontak di Perairan Desa Kuwo Halsel, Basarnas Turun Tangan

Lenterainspiratif.id | HALMAHERA SELATAN – Dua warga dilaporkan hilang kontak setelah perahu katinting yang mereka tumpangi tak kunjung tiba di Desa Kuwo, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Peristiwa ini terjadi saat kedua korban melakukan perjalanan laut antar desa, Rabu (21/1/2026).

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari Jono, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kuwo. Ia melaporkan adanya kondisi membahayakan jiwa manusia berupa dua orang hilang di perairan sekitar Desa Kuwo.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, pada 21 Januari 2026, empat warga Desa Kuwo melakukan perjalanan dari Desa Widi menuju Desa Kuwo menggunakan dua unit perahu katinting, masing-masing membawa dua orang penumpang (POB).

Namun sekitar pukul 13.30 WIT, satu perahu katinting yang ditumpangi dua korban memutuskan berbalik arah lantaran ada barang yang jatuh ke laut. Sementara satu perahu lainnya tetap melanjutkan perjalanan menuju Desa Kuwo.

Hingga waktu yang diperkirakan, perahu yang membawa dua korban tersebut tidak kunjung tiba. Rekan korban sempat melakukan pencarian menyusuri jalur penyeberangan, namun tidak menemukan keberadaan perahu maupun para korban.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Pemerintah Desa Kuwo. Warga setempat bersama aparat desa langsung melakukan upaya pencarian secara mandiri sejak 21 Januari 2026, namun hingga beberapa hari berselang belum membuahkan hasil.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim rescue untuk melakukan operasi pencarian.

“Pada 24 Januari 2026 pukul 06.20 WIT, Tim Rescue Kansar Ternate bergerak menuju lokasi kejadian di perairan Desa Kuwo untuk melaksanakan operasi SAR,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Tim Rescue Kansar Ternate, BPBD Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Desa Kuwo, serta masyarakat setempat.

Dua korban yang hingga kini masih dalam pencarian masing-masing bernama Set Popoko (58) dan Festus Ramuda (44), keduanya merupakan warga Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.

Operasi SAR terus dilakukan dengan menyisir perairan sekitar jalur penyeberangan yang diduga menjadi lokasi hilangnya perahu katinting tersebut. (TT)

Exit mobile version