EkonomiJawa TimurPeristiwa

Cuaca Ekstrem Picu Lonjakan Harga Sayuran pada Awal Februari 2026 di Pasar Tanjung, Kota Mojokerto

Lentera Inspiratif – Mojokerto, 8 Februari 2026 harga sayuran di Pasar Tanjung meroket akibat cuaca ekstrem berkepanjangan. Lonjakan ini dirasakan pada komoditas sayur yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari.

Pantauan di Pasar Tanjung menunjukkan bahwa harga terong ungu, salah satu bahan pokok harian mengalami kenaikan harga. Sebagian pedagang mengaku bahwa berbagai bahan kebutuhan sehari-hari meningkat lantaran harga dari pemasok juga meningkat tajam akibat cuaca buruk.

“Meningkat mbak, karena musim hujan seperti ini kualitasnya juga menurun, bintik-bintik. Salah satunya itu manisa, sebelumnya harga Rp4.000 per biji sekarang jadi Rp6.000 per biji.” ucap Sirojudin (30), salah satu pedagang sayur di Pasar Tanjung, Kota Mojokerto. Ia menambahkan bahwa berbeda dengan lainnya, kangkung justru relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan harga di tengah perubahan cuaca sepanjang awal Februari.

Selain itu, timun suri juga melonjak tinggi dan memiliki kualitas buruk akibat banjir. Sirojudin, salah satu pedagang menuturkan bahwa pasar induk juga menargetkan beberapa sayuran dengan harga yang cukup murah sehingga timbul persaingan dengan pemasok sayuran.

Sebagai tempat yang menjadi sumber transaksi kebutuhan dasar masyarakat Mojokerto, kenaikan harga sayuran diperkirakan akan tetap menjadi sorotan masyarakat sampai cuaca dan ketersediaan kembali normal.

Situasi ini menjadi tantangan khusus bagi pedagang kecil yang semakin kesulitan dalam mempertahankan harga jual tanpa mengurangi pendapatan. Beberapa pedagang mendambakan dukungan pasokan dari pemerintah daerah segera direalisasikan agar harga sayuran bisa kembali seperti semula.

 

 

Exit mobile version