BeritaPeristiwa

Penjual Es Dawet di Jetis Mojokerto Dituding Lecehkan Siswi SD, Video Viral di Media Sosial

Lentera Inspiratif, Mojokerto – Seorang penjual es dawet bernama Slamet Riyadi (61), warga Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Mojokerto, menjadi sorotan publik setelah dituding melakukan pelecehan terhadap seorang siswi kelas 5 sekolah dasar (SD).

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di depan Lapangan Desa Jetis, lokasi tempat Slamet biasa berjualan. Saat itu, Slamet disebut membantu seorang siswi menyeberang jalan raya yang ramai dilalui kendaraan besar.

 

Namun, tak lama berselang, ibu siswi bersama seorang perempuan berinisial NV datang ke lokasi dan menuduh Slamet telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap anak tersebut. “Saya dituduh sengaja menyentuhkan tangan siswi ke bagian kemaluannya saat menyeberangkan jalan.”  ujar slamet (10/2)

 

Tuduhan tersebut kemudian direkam dan diunggah ke media sosial Facebook melalui akun bernama Knyas Umak. Video yang memperlihatkan Slamet dimarahi dan dituding melakukan pelecehan itu pun dengan cepat menyebar dan memicu reaksi warganet.

 

Dalam video yang beredar, Slamet tampak pasrah saat dimarahi dan dibentak di depan umum. Belum ada klarifikasi dari pihak terduga maupun keluarga korban saat video tersebut pertama kali viral.

 

Kasus ini pun menuai berbagai komentar dari masyarakat, sebagian mengecam dugaan pelecehan, sementara lainnya meminta agar kasus tersebut ditelusuri lebih lanjut sebelum disimpulkan. (Nva)

Exit mobile version