Bus Eka Tabrak Truk Tronton di Tol Surabaya-Mojokerto, Satu Penumpang Luka Ringan

×

Bus Eka Tabrak Truk Tronton di Tol Surabaya-Mojokerto, Satu Penumpang Luka Ringan

Sebarkan artikel ini

Lenterainspiratif.id | Gresik – Perjalanan Bus Eka jurusan Surabaya–Bandung berakhir dengan kecelakaan di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (SuMo), Kamis (6/8/2026) sore. Bus yang membawa sekitar 25 penumpang itu menabrak bagian belakang truk tronton di KM 720+200 B. Tidak ada korban jiwa, namun seorang penumpang mengalami luka ringan.

 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Bus bernomor polisi S 7013 US yang dikemudikan Herman (51), warga Sragen, Jawa Tengah, melaju dari arah Surabaya menuju Bandung.

 

Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga kehilangan kendali hingga menghantam truk tronton bernomor polisi Z 9781 YA yang dikemudikan Jihar (27), warga Tasikmalaya, Jawa Barat, yang melaju di jalur yang sama.

 

Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan pengemudi bus mengalami microsleep atau tidur sesaat saat mengemudi.

 

“Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah pengemudi Bus Eka mengalami microsleep sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak kendaraan truk tronton yang berada di depannya. Saat kejadian arus lalu lintas dalam kondisi lancar dan cuaca cerah,” ujar Ipda Ridho Pramana.

 

Akibat benturan tersebut, bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah. Satu penumpang dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan pengemudi bus, sopir truk, dan penumpang lainnya selamat.

 

Ipda Ridho menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kondisi jalan dan cuaca dalam keadaan baik. Arus lalu lintas juga berjalan normal sehingga dugaan sementara penyebab kecelakaan mengarah pada faktor kelelahan pengemudi.

 

Kerugian material akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara kerusakan fasilitas jalan tol masih didata oleh pihak pengelola.

 

Begitu menerima laporan, personel PJR 308 Ditlantas Polda Jatim bersama petugas pengelola jalan tol langsung melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas, olah TKP, memeriksa saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

 

Ipda Ridho mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri mengemudi saat kondisi tubuh lelah, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

 

“Apabila mulai merasakan kantuk atau kelelahan, sebaiknya segera berhenti di rest area untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri karena microsleep dapat terjadi tanpa disadari dan berpotensi menyebabkan kecelakaan yang fatal,” tegasnya.

 

Hingga kini, Ditlantas Polda Jawa Timur masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id