Foto : saat anggota patroli melaksanakan apel.
Mojokerto Lentera Inspiratif.com
sebagai bentuk menjaga bersihnya pesta demokrasi pada pilkada 2018 panwaslu kota mojokerto terus menciptakan terobosan terobosan untuk mencegah adanya pelanggaran pelanggaran yang bersifat vital, termasuk dalam hal ini membentuk tim patroli pengawasan pilkada serentak 2018.
sejumlah 250 personil telah di siapkan untuk lakukan pengawasan secara intens terhadap peserta pilkada atau unsur di dalamnya. apel pertama tim patroli pengawasan TPS rawan dan money politik yang di gelar di halaman kantor panwaslu kota mojokerto jl. semangka no 37 magersari indah kota mojokerto senin 25/06/2018 pukul 19.00 sampai 20.30 wib yang di hadiri secara langsung oleh bawaslu propinsi jawa timur Aang Khunaifi SH. MH.
dalam apel tersebut Aang menjelaskan bahwa Tim patroli memiliki tuga pokok yaitu 1. mencegah kecurangan dan pelanggaran, 2. mencegah pemilih untuk tidak transaksi politik uang (money politik), 3. memastikan kesiapan TPS sesuai aturan, selain itu kota mojokerto dengan wilayah paling kecil dan dapat tergolong paling sedikit DPTnya, namun peserta atau paslon paling banyak di jatim.
Di sisi lain anggota panwas kota mojokerto ulil absor S.Pdi divisi pengawasan dan pencegahan mengatakan, bahwa kesiapan tim patroli sudah sangat siap 100 persen termasuk secara mental, maupun bekal secara materi perundang undangan, jadi mohon nanti saat di lapangan jangan ada pihak manapun yang mencoba menghalang halangi dalam melaksanakan tugas patroli karena kita di lindungi undang undang, tegasnya.
Foto : pelaksanaan patroli bersama jajaran polresta mojokerto, satpol pp, dan anggota patroli pengawasan.
seusai apel tersebut panwas dan anggota patroli langsung menggelar patroli bersama dengan jajaran kapolresta, kasatreskrim dan satpol pp, di posko paslon no. 03 di DPC PKS meri, posko paslon no. 04 jl. ijen wates, posko paslon no 01 jl empunala dan posko paslon no 2 di suratan. (ro)








