Ternate, LenteraInspiratif.id – Dewan Pimpinan Daerah Serikat Buruh Garda Nusantara (DPD SBGN) Provinsi Maluku Utara menyikapi dinamika terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) serta isu yang beredar mengenai rencana perumahan karyawan di sektor pertambangan.
Melalui Sekretaris DPD SBGN Maluku Utara, Sofyan Abubakar, organisasi buruh tersebut mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Hal tersebut disampaikan Sofyan kepada media, Senin (16/3/2026), menyusul berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait penetapan besaran UMP di Maluku Utara.
“Kami dari DPD SBGN Malut menyikapi berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait penetapan UMP dan juga isu yang beredar mengenai rencana dirumahkannya karyawan di sektor pertambangan,” ujar Sofyan.
Menurutnya, di tengah situasi tersebut masyarakat, khususnya para pekerja dan buruh, diharapkan tetap menjaga ketenangan dan tidak terpancing oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pekerja dan buruh, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar dan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan di daerah yang kita cintai bersama,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah.
SBGN Malut, lanjut Sofyan, turut mengajak masyarakat untuk mendukung upaya yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Maluku Utara dalam menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif.
“Mari kita bersama-sama mendukung upaya Polda Malut dalam menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, kearifan lokal dan adat istiadat sebagai warisan luhur para leluhur kita di Maluku Utara,” pungkasnya.













