
TERNATE – Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri ( PB KOPRI), menggelar Sekolah Kader KOPRI Nasional (SKKN) angkatan lima. Acara tersebut ditandai dengan berlansungnya Pembukaan SKKN yang digelar di Aula Banau FKIP Unkhair Ternate, Maluku Utara (15/10/2019).
Ketua Panitia SKKN Marisa Limun mengatakan, kegiatan yang akan dilaksanakan selama 5 hari itu diikuti oleh 42 peserta, terdiri dari sembilan Cabang, Cabang Kepulauan Sula, Cabang Kota Ternate, Cabang Tidore, Cabang Halut, Cabang Morotai, Cabang Metro Makassar, Cabang Fakfak, Cabang Sorong, dan Cabang Halsel.
“Secara kuantitas Kader Kopri ini sudah sangat amat banyak. Secara pembuktian ada beberapa Alumni Kopri PMII yang sudah masuk dalam struktur struktur penting yang cukup berpengaruh di Indonesia,” ungkapnya.
“Kami yakin, ketika ada sistem kaderisasi yang di perkuat di internal, maka itu mempengaruhi bagaimana kapasitas sahabat sahabat Kopri, keberanian Kopri, dan terutama elaktabilitas Kader Kopri untuk turut serta melakukan kegiatan kegiatan aktif dilapangan,” imbuhnya.
Dirinya berharap kegiatan SKKN kali ini bisa berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan, dan bisa berjalan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan kegiatan.
“Saya berharap SKKN kali ini mampu membentuk karakter perempuan Kader Kopri ini, terlibat aktif dalam kegiatan kegiatan sosial, serta membentuk karakter kepemimpinan Kader Kopri untuk mampu mempertanggungjawabkan diri sendiri maupun mempertanggungjawabkan di masyarakat banyak,” harapnya.
Dirinya juga berpesan kepada para peserta untuk tetap semangat dalam mengikuti semua proses yang ada di SKKN.
“Para peserta tetap semangat dalam belajar, tetap ikut proses SKKN ini sampai selesai. Karena kami yakin, paska SKKN ini tetap ada hasil, dan yang paling penting yang menjadi orientasi kita ya peserta SKKN kali ini para peserta ketika balik ke daerah itu mereka sudah punya paradikma sendiri,” ucap Marisa. (ridal)






