Daerah

Sidak Dewan Kota Mojokerto,  Pembangunan Masjid Darul Amanah Dinilai Baik Meski Ada Catatan kecil

×

Sidak Dewan Kota Mojokerto,  Pembangunan Masjid Darul Amanah Dinilai Baik Meski Ada Catatan kecil

Sebarkan artikel ini
Sidak DPRD Kota Mojokerto
Koordinator Komisi II DPRD Kota Mojokerto Arie Hernowo bersama anggota lakukan sidak di Masjid Darul Amanah

Mojokerto | Lenterainspiratif.id –  Proyek pembangunan Masjid Darul Amanah di kantor Eks Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto yang menelan anggaran Rp 1,1 miliar pada tahun 2025 telah dinyatakan rampung 100 persen. Meski terdapat beberapa catatan pembangunan rumah ibadah itu  mendapat apresiasi dari Dewan.

 

Apresiasi tersebut disampaikan saat Komisi II DPRD Kota Mojokerto bersama Wakil Ketua DPRD melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi masjid yang berdiri di bekas kantor DPRD Kota Mojokerto, Rabu (7/1/2026).

Dalam sidak tersebut, para wakil rakyat disambut oleh Kepala Bidang Penataan Ruang dan Bangunan Dinas PUPRPR Kota Mojokerto, Ferry Hendri Koerniawan. Rombongan kemudian meninjau langsung berbagai fasilitas masjid, mulai dari ruang utama ibadah, tempat wudu, hingga kamar mandi.

Koordinator Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Ari Hernowo, mengatakan bahwa sidak dilakukan untuk memastikan progres pembangunan fasilitas publik di Kota Mojokerto berjalan sesuai rencana, termasuk pembangunan Masjid Darul Amanah.

“Komisi II terus melangkah maju memantau progres pembangunan di Kota Mojokerto. Alhamdulillah, pembangunan masjid ini sudah 100 persen dan secara umum hasilnya sudah baik. Harapannya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkot,” ujarnya.

Ari menjelaskan, sidak bertujuan memastikan kualitas pembangunan, mengidentifikasi potensi permasalahan teknis, serta memastikan seluruh fasilitas berfungsi sesuai perencanaan. Meski demikian, ia mengakui masih ditemukan beberapa catatan kecil.

“Secara umum sudah bagus, namun ada detail kecil yang perlu diperbaiki, seperti ornamen pintu yang terlihat kurang rapi dan masih tajam. Ini perlu segera dibenahi agar tidak membahayakan jamaah,” tegasnya.

Selain meninjau Masjid Darul Amanah, Komisi II DPRD Kota Mojokerto juga sebelumnya melakukan sidak ke Pasar Ketidur dan Rest Area Gunung Gedangan. Dalam kunjungan tersebut, dewan membahas konsep penataan pedagang agar aktivitas ekonomi berjalan optimal dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami membahas konsep ke depan bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, paguyuban, serta perwakilan pedagang agar Rest Area Gunung Gedangan semakin ramai pengunjung dan perekonomian bisa berjalan,” tambah Ari.

Sementara itu, Kabid Penataan Ruang dan Bangunan Ferry Hendri Koerniawan, mewakili Kepala Dinas PUPRPR Kota Mojokerto Ir. Endah Supriyani, S.T., M.T., menyampaikan bahwa dari pagu anggaran Rp 1,1 miliar, realisasi pembangunan Masjid Darul Amanah sebesar Rp 1,085 miliar.

“Masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp 15 juta. Saat ini sudah dilakukan serah terima hasil pekerjaan dari rekanan kepada Dinas PUPRPR Kota Mojokerto,” jelas Ferry.

Ia menambahkan, seluruh rekomendasi DPRD akan segera ditindaklanjuti. Mengingat proyek masih dalam masa pemeliharaan, pihaknya akan segera menyampaikan catatan dewan kepada rekanan agar segera dilakukan perbaikan. ( Roe )

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id