Kota Mojokerto, LenteraInspiratif.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Mojokerto memanfaatkan momentum Safari Ramadan sebagai ajang konsolidasi internal menjelang Musyawarah Cabang (Muscab). Kegiatan yang digelar di Kantor DPC PKB Kota Mojokerto, Selasa (17/3/2026), diikuti jajaran pengurus lintas tingkatan serta simpatisan partai.
Ketua DPC PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik, menjelaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan. Namun, kali ini kegiatan tersebut sekaligus difokuskan untuk memperkuat komunikasi internal dan menyampaikan perkembangan persiapan Muscab yang dijadwalkan pada 28 Maret 2026.
“Safari Ramadan ini tidak hanya silaturahmi, tapi juga konsolidasi. Kami menyampaikan kepada seluruh jajaran terkait rencana Muscab, termasuk dinamika dan mekanisme organisasi agar dipahami bersama,” ujarnya.
Selain forum konsolidasi, kegiatan juga diisi dengan pembagian tali asih kepada seluruh komponen partai. Sekitar 700 paket bingkisan disalurkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya menjaga ikatan emosional antar kader.
Dalam kesempatan itu, Junaedi mengungkapkan bahwa persiapan Muscab telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia pelaksana telah terbentuk, dan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur dilakukan secara intensif dalam dua pekan terakhir.
“Secara umum sudah siap. Tinggal penyempurnaan teknis menjelang hari pelaksanaan,” jelasnya.
Ia juga memastikan kondisi internal partai menjelang Muscab tetap kondusif. Menurutnya, seluruh kader memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kebersamaan dan fokus pada penguatan organisasi.
“Sejauh ini tidak ada dinamika yang mengarah pada gejolak. Kami mengedepankan kekompakan, karena tujuannya sama, yaitu membesarkan PKB dan memperkuat peran dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Melalui forum tersebut, DPC PKB juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat kolektif dan komitmen perjuangan, khususnya dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Junaedi menambahkan, Muscab mendatang diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum evaluasi dan penguatan arah gerak partai ke depan.
“Harapannya Muscab berjalan lancar, kondusif, dan menghasilkan keputusan terbaik untuk pengembangan organisasi serta memberi manfaat bagi masyarakat Kota Mojokerto,” pungkasnya.









