Berita

Mobil Pecah Ban di Tol SuMo Dini Hari, Wuling Cortez Oleng hingga Tabrak Pembatas

×

Mobil Pecah Ban di Tol SuMo Dini Hari, Wuling Cortez Oleng hingga Tabrak Pembatas

Sebarkan artikel ini

Lentera Inspiratif, Mojokerto- Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Surabaya–Mojokerto (SuMo), Minggu (8/2/2026) dini hari. Sebuah mobil Wuling Cortez mengalami pecah ban saat melintas di KM 713 jalur B, sehingga kendaraan oleng dan menghantam pembatas jalan tol.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.10 WIB. Mobil bernopol AG 1707 BK yang dikemudikan Daniel Junaidi (62) tengah melakukan perjalanan dari Jember menuju Kediri. Saat melaju di jalur lambat dengan kecepatan sedang, ban kanan depan kendaraan diduga pecah secara tiba-tiba.

Akibat kondisi tersebut, kendaraan kehilangan kendali dan bergerak ke arah kanan hingga menabrak wire rope pembatas jalan tol, sebelum akhirnya berhenti di bahu jalan. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Siswanto, mengatakan bahwa hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal.

“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, kecelakaan ini merupakan laka tunggal yang diduga disebabkan pecah ban kanan depan kendaraan,” ujarnya.

Dalam insiden tersebut, pengemudi bersama seorang penumpang bernama Rovita Agustina (49) dipastikan selamat dan tidak mengalami luka. Tidak terdapat korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia.

Ipda Siswanto menambahkan, kondisi arus lalu lintas saat kejadian terpantau lancar dengan cuaca cerah, sehingga proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Kondisi lalu lintas di lokasi kejadian lancar dan cuaca cerah, sehingga penanganan dapat dilakukan tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

Petugas PJR 308 Ditlantas Polda Jatim bersama pengelola Tol Surabaya–Mojokerto segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta olah tempat kejadian perkara. Kendaraan yang mengalami kecelakaan kemudian dievakuasi ke Gerbang Tol Penompo.

Akibat kejadian tersebut, kerusakan kendaraan ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara itu, kerusakan sarana dan prasarana tol masih dalam tahap pendataan.

Pihak kepolisian kembali mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan, terutama ban, sebelum melakukan perjalanan, khususnya saat berkendara pada malam hingga dini hari guna menghindari risiko kecelakaan. (Yla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id