
SIDOARJO – Terbilang nekat perbuatan yang dilakukan oleh Muhammad Nur Hasan (51) dan Husen (55) asal Pasuruan. Pasalnya, untuk memperlancar aksi kejahatan yang akan dilakukannya, mereka menyamar menjadi Kyai alias Kyai gadungan.
Apesnya, aksi pelaku yang menyamar jadi kyai itu terbongkar oleh korbannya. Diketahui, awalnya pelaku yang membawa mobil Xenia dengan Nopol N 1943 WK, memepet korbannya yang sedang mengendarai sepeda motor di Desa Kenongo RT 09 RW 3 Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Kedua pelaku pura-pura menanyakan sebuah alamat. Setelah itu korban diajak masuk ke dalam mobil.
“Setelah keluar dari dalam mobil, korban sadar kemudian teriak, maling-maling. Sontak, warga berdatangan mendekati mobil tersebut, “ujar M Husen, Kades Kenongo, saat dikonfirmasi, Minggu (04/11/2018).
Di dalam mobil, pelaku mengaku jika korban memiliki penyakit dan harus disembuhkan. “Korban akan disembuhkan dari penyakitnya. Dan untuk proses penyembuhan itu, cicin emas korban harus dilepaskan, “katanya.
Namun, usai ritual dan keluar dari dalam mobil, korban sadar bahwa cincinnya dibawa pelaku. Melihat hal itu, korban langsung beteriak maling-maling. Sehingga, warga yang melihat dan mendengar langsung berdatangan ke lokasi kejadian.
“Warga sekitar lokasi sempat menghajar kedua pelaku dan merusak mobilnya. Namun berhasil diamankan oleh anggota polisi saat patroli, “paparnya.
Sementara Kapolsekta Tulangan, AKP Nadzir Syah membenarkan peristiwa itu. Saat ini kedua pelaku yang mengalami luka sudah dibawa ke RSUD Sidoarjo. “Saat ini mobil dan pelaku di bawa ke Mapolsekta Tulangan, untuk penyelidikan lebih lanjut, “tandasnya. (fi)






