Mojokerto, Lenterainspiratif.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga sejumlah buah di berbagai pasar raya kemlagi mulai mengalami kenaikan. Peningkatan harga ini terjadi akibat melonjaknya permintaan masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan hidangan lebaran.
Kenaikan harga buah tersebut mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir di sejumlah pasar raya Kemlagi. Beberapa jenis buah seperti apel, jeruk, anggur, dan pir mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan harga pada hari-hari biasa.
Seorang pedagang buah di pasar raya Kemlagi (Saiful Sholeh) mengatakan bahwa lonjakan harga dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat menjelang Lebaran. Banyak pembeli yang membeli buah untuk disajikan kepada tamu saat Hari Raya Idul Fitri maupun sebagai hantaran kepada keluarga dan kerabat.
“Selain meningkatnya permintaan, kenaikan harga juga dipicu oleh pasokan buah dari distributor yang tidak sebanyak biasanya. Kondisi ini membuat harga di tingkat pedagang ikut menyesuaikan.” ujarnya (14/03/2026)
Di salah satu pasar raya Kemlagi, harga apel yang sebelumnya berkisar Rp25.000/kg kini naik menjadi sekitar Rp.45.000/kg, Sementara itu, jeruk medan yang sebelumnya dijual Rp30.000/kg kini mencapai sekitar Rp43.000/kg Anggur jenis Red globe juga mengalami kenaikan harga dari Rp70.000/kg menjadi Rp90.000/kg, semangka yang sebelumnya Rp8.000/kg kini mencapai Rp15.000/kg.
“Kenaikan harga buah ini biasanya terjadi setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Meski demikian, masyarakat tetap membeli buah sebagai pelengkap hidangan lebaran.” ujarnya
Para pedagang memperkirakan harga buah akan terus mengalami kenaikan hingga mendekati hari raya. Namun setelah Idul Fitri berlalu, harga diperkirakan akan kembali normal seiring menurunnya permintaan di pasar. (Nva)







