
Sidoarjo – Warga Perumahan Pepelegi Indah Blok H, Waru, Sidoarjo, digegerkan dengan penemuan mayat wanita dan bayi di sebuah lahan kosong, Jumat (20/9).
Kedua jasad itu diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari. Sebab saat ditemukan jasad keduanya sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak.
Penemuan mayat bermula saat pemulung mencari rosokan di sekitar penemuan mayat, namun saat itu mencium bau busuk dan di carinya asal bau tersebut. Betapa kagetnya saat di temukan asal bau tersebut berasal dari mayat seorang wanita dan bayinya.
Saat itu juga pemulung langsung meminta bantuan warga, mengetahui hal tersebut satpam perumahan bernama Zainul ali langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Waru.
Ibu yang meninggal dunia itu diduga baru saja melahirkan bayinya di semak-semak tanpa bantuan siapapun.
Kanitreskrim Polsek Waru, Iptu Untoro, mengatakan jenasah yang ditemukan tersebut di ketahui warga Kediri.
“Korban atas nama Ririn dan berusia 34 tahun. Diketahui korban merupakan warga Dusun Tanjung Anom, Desa Tegowangi, Plemahan, Kabupaten Kediri. Sedangkan untuk bayinya berkelamin laki laki dan diperkirakan masih berumur empat hari,” kata Untoro
Sudah kami hubungi pihak keluarga korban. Rencananya akan datang ke rumah sakit mengambil jenazah korban untuk dimakamkan,” tandasnya.
Jenazah Ririn bersama bayinya akhirnya dibawa pulang keluarganya dari Rs bhayangkara Polda Jatim, Jumat (20/9) malam. Pungkasnya. (fi)




