Lenterainspiratif.id | Mojokerto —
memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026 Dinas Lingkungan Hidup (HLH) Kota Mojokerto mengelar sosialisasi edukasi mengelola sampah dengan tepat dengan meilah sampah organik dan non organik.
Sebanyak 55 peserta dari unsur warga masyarakat Kelurahan Wates, Pulorejo, Mentikan, Kauman, Jagalan dan Miji terlihat antusias. Peserta mendapatkan edukasi bagaimana mengelola sampah organik dan anorganik secara mandiri di rumah dan lingkungan masing-masing. Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto menghadirkan narasumber dari Bank Sampah Induk Kota Mojokerto dan Praktisi Lingkungan.
Plt Kepala DLH, Ikromul Yasak mengatakan kegiatan sosialisasi diharapkan masyarakat mampu dan sadar memilih dan memilah sampah mulai dari rumah.
‘Dalam pengelolaan sampah anorganik disampaikan bagaimana cara memilah sampah anorganik dan cara mendirikan bank sampah unit di lingkungan. Sedangkan dalam pengelolaan sampah organik diajarkan bagaimana mengelola sampah organik melalui biopori, komposter dan budidaya maggot ( BSF),” katanya.
Lebih lanjut Yasak berharap dengan adanya sosialisasi ini bisa meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
“Diharapkan kesadaran dalam memilih dan memilah sampah meningkat,” Pungkasnya.










