Lenterainspiratif.id | Jawa Timur – Perkembangan harga rata-rata bahan pokok di tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur pada Minggu (8/3/2026) pukul 11.31 WIB menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan tipis, terutama pada minyak goreng dan beberapa komoditas hortikultura, sementara cabai rawit merah serta beberapa bahan pangan lainnya mengalami penurunan.
Pada komoditas beras, harga beras premium turun tipis Rp14 atau 0,10 persen menjadi Rp14.867 per kilogram. Sementara itu, beras medium masih stabil di angka Rp12.897 per kilogram tanpa perubahan dari hari sebelumnya.
Di sektor gula, harga gula kristal putih naik tipis Rp19 atau 0,11 persen menjadi Rp16.762 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada kelompok minyak goreng. Minyak goreng curah naik Rp128 atau 0,68 persen menjadi Rp19.085 per kilogram, minyak goreng kemasan premium naik 0,35 persen menjadi Rp20.425 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana naik 0,23 persen menjadi Rp17.683 per liter. Sementara itu, Minyakita justru turun tipis menjadi Rp16.069 per liter.
Untuk komoditas daging, harga daging sapi paha belakang turun tipis 0,11 persen menjadi Rp120.765 per kilogram. Daging ayam ras juga turun tipis menjadi Rp38.557 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung mengalami kenaikan 0,56 persen menjadi Rp70.815 per ekor.
Pada kelompok telur, harga telur ayam ras turun tipis menjadi Rp29.553 per kilogram, sementara telur ayam kampung turun lebih dalam sebesar 0,68 persen menjadi Rp46.062 per kilogram.
Pergerakan cukup terasa terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting naik 0,96 persen menjadi Rp31.694 per kilogram, dan cabai merah besar naik 1,12 persen menjadi Rp28.784 per kilogram. Namun, cabai rawit merah justru turun Rp901 atau 1 persen menjadi Rp89.365 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang merah turun 0,70 persen menjadi Rp36.183 per kilogram, sedangkan bawang putih sinco/honan naik tipis menjadi Rp31.214 per kilogram.
Pada kelompok sayur mayur, harga tomat merah mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,65 persen menjadi Rp9.280 per kilogram. Sebaliknya, kentang, wortel, dan buncis mengalami penurunan tipis.
Di sektor ikan segar, beberapa komoditas mengalami kenaikan, seperti ikan tuna yang naik 1,06 persen menjadi Rp40.322 per kilogram, disusul ikan tongkol, bandeng, dan cakalang yang juga mengalami kenaikan ringan.
Selain bahan pangan, harga Gas Elpiji 3 Kg tercatat naik tipis menjadi Rp19.817, sementara sejumlah bahan bangunan seperti besi beton dan triplek juga mengalami kenaikan ringan. Di sisi lain, harga pupuk non subsidi seperti pupuk NPK, SP-35, dan ZA mengalami penurunan cukup signifikan.
Secara umum, harga sembako di Jawa Timur pada awal pekan ini masih relatif stabil dengan fluktuasi kecil pada beberapa komoditas. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau distribusi bahan pokok agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak mengalami lonjakan menjelang periode permintaan tinggi.












