Lenterainspiratif.id | Jawa Timur – Perkembangan harga rata-rata bahan pokok di tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur pada Minggu (1/3/2026) pukul 12.38 WIB menunjukkan kondisi relatif stabil. Mayoritas komoditas tercatat tidak mengalami perubahan signifikan, dengan fluktuasi tipis di bawah satu persen.
Pada kelompok beras, harga beras premium turun tipis Rp4 atau 0,03 persen menjadi Rp14.881 per kilogram. Sementara itu, beras medium terpantau stabil di angka Rp12.898 per kilogram tanpa perubahan dari hari sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasokan dan distribusi beras masih terkendali di awal Maret.
Harga gula kristal putih naik sangat tipis sebesar Rp1 atau 0,01 persen menjadi Rp16.713 per kilogram. Untuk komoditas minyak goreng, hampir seluruh jenis tercatat stabil. Minyak goreng curah hanya turun Rp5 menjadi Rp18.914 per kilogram. Sementara minyak kemasan premium, kemasan sederhana, dan Minyakita tidak mengalami perubahan harga.
Di sektor protein hewani, daging sapi paha belakang tetap di angka Rp120.789 per kilogram. Daging ayam ras turun tipis 0,11 persen menjadi Rp38.560 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung naik tipis 0,04 persen menjadi Rp70.229 per ekor. Harga telur ayam ras juga turun tipis 0,06 persen menjadi Rp29.823 per kilogram.
Pergerakan kecil juga terjadi pada kelompok cabai. Cabai merah besar turun 1,09 persen menjadi Rp29.712 per kilogram. Cabai merah keriting turun 0,11 persen menjadi Rp31.578 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah turun tipis 0,05 persen menjadi Rp85.663 per kilogram. Penurunan ini menunjukkan tren stabil setelah fluktuasi pada pekan sebelumnya.
Pada komoditas bawang, harga bawang merah naik tipis 0,08 persen menjadi Rp37.296 per kilogram, sedangkan bawang putih sinco/honan turun 0,19 persen menjadi Rp31.437 per kilogram.
Kelompok sayur mayur cenderung stabil dengan kenaikan ringan pada kol, kentang, dan tomat merah. Wortel dan buncis mengalami penurunan sangat tipis. Sementara itu, harga ikan segar seperti bandeng, tuna, tongkol, dan cakalang bergerak naik tipis di bawah 0,3 persen.
Untuk komoditas non-pangan seperti semen, besi beton, paku, serta gas elpiji 3 kg, seluruhnya tercatat stabil tanpa perubahan harga. Pada sektor pupuk, hanya pupuk NPK dan urea non subsidi yang mengalami penurunan tipis.
Secara umum, harga sembako Jawa Timur hari ini relatif terkendali dengan pergerakan yang sangat terbatas. Kondisi ini memberikan gambaran stabilitas pasar di awal bulan Maret 2026.












