EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim 13 April 2026: Cabai dan Garam Melonjak, Daging Ayam Terus Turun

×

Harga Sembako Jatim 13 April 2026: Cabai dan Garam Melonjak, Daging Ayam Terus Turun

Sebarkan artikel ini
Pedagang pasar tanjung anyar

JAWA TIMUR, LenteraInspiratif.id – Pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur pada Senin (13/4/2026) menunjukkan lonjakan signifikan pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan garam. Sementara itu, harga daging ayam masih melanjutkan tren penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Cabe merah besar melonjak Rp1.768 menjadi Rp34.874 per kilogram atau naik 5,34 persen. Cabe merah keriting juga naik Rp1.484 menjadi Rp33.864 per kilogram atau meningkat 4,58 persen. Sebaliknya, cabe rawit merah justru turun tajam Rp2.382 menjadi Rp60.188 per kilogram.

Selain cabai, lonjakan drastis juga terjadi pada garam. Garam bata naik Rp288 menjadi Rp2.074 per buah atau melonjak hingga 16,13 persen. Garam halus juga naik Rp216 menjadi Rp9.483 per kilogram.

Di sisi lain, harga minyak goreng cenderung mengalami penurunan. Minyak goreng curah turun Rp135 menjadi Rp19.875 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium dan sederhana juga turun tipis, masing-masing menjadi Rp20.933 dan Rp17.884 per liter. Hanya MINYAKITA yang naik tipis Rp13 menjadi Rp16.212 per liter.

Untuk komoditas daging, tren penurunan masih berlanjut. Daging ayam ras turun Rp292 menjadi Rp35.250 per kilogram. Daging ayam kampung bahkan turun lebih dalam Rp1.205 menjadi Rp69.550 per ekor atau turun 1,70 persen. Daging sapi juga turun Rp240 menjadi Rp123.870 per kilogram.

Namun demikian, harga telur justru mengalami kenaikan. Telur ayam ras naik Rp212 menjadi Rp27.270 per kilogram, sementara telur ayam kampung naik Rp170 menjadi Rp46.679 per kilogram.

Pada komoditas pangan lainnya, gula kristal putih naik Rp36 menjadi Rp17.332 per kilogram. Sementara itu, beras premium dan medium justru mengalami penurunan masing-masing menjadi Rp14.856 dan Rp12.902 per kilogram.

Dari kelompok sayur mayur, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan harga. Kentang naik Rp200 menjadi Rp15.048 per kilogram, tomat naik Rp220 menjadi Rp12.761 per kilogram, serta wortel dan buncis masing-masing naik Rp219 dan Rp213.

Di sektor non-pangan, kenaikan harga cukup terasa pada bahan bangunan. Besi beton ukuran 10 mm naik Rp1.647 menjadi Rp72.040 per batang, disusul besi beton 12 mm yang naik Rp1.379 menjadi Rp101.795 per batang. Sementara itu, papan meranti naik Rp3.927 menjadi Rp108.766 per lembar.

Namun, harga kayu balok meranti justru turun cukup tajam Rp3.361 menjadi Rp97.128 per batang.

Kenaikan juga terjadi pada gas elpiji 3 kg yang naik Rp235 menjadi Rp20.166 per kilogram. Sebaliknya, harga pupuk menunjukkan tren penurunan, terutama pupuk KCL non subsidi yang turun Rp670 menjadi Rp9.709 per kilogram atau turun 6,46 persen.

Secara keseluruhan, fluktuasi harga di Jawa Timur hari ini didominasi oleh kenaikan tajam pada cabai dan garam, sementara beberapa komoditas utama seperti daging ayam dan minyak goreng mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi perhatian dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id

spaceman

mvp189

syabas99

100cuci

squeenvip

kissy918

ultra66

gangcuci

slot bet 200

syabas99

100cuci

711cuci

kissy918

ultra66

gangcuci