Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Mojokerto pada Rabu (7/1/2026) terpantau relatif stabil, meski sejumlah komoditas strategis mengalami penurunan, khususnya cabai, daging ayam, dan telur ayam ras.
Berdasarkan data harga rata-rata komoditas, harga cabai rawit kembali mengalami penurunan cukup signifikan. Cabai rawit tercatat turun Rp350 per kilogram atau minus 0,73 persen dibandingkan hari sebelumnya, menjadi Rp47.887 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai biasa yang turun Rp158 per kilogram menjadi Rp31.808 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam broiler juga mengalami koreksi turun sebesar Rp131 per kilogram atau 0,36 persen, sehingga kini berada di angka Rp35.911 per kilogram. Harga telur ayam ras ikut melemah, turun Rp78 per kilogram menjadi Rp28.711 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah bahan pokok menunjukkan kenaikan harga meski masih dalam batas wajar. Beras IR 64 Premium naik Rp27 per kilogram menjadi Rp14.432 per kilogram, sedangkan beras IR 64 Medium terpantau stabil di harga Rp13.342 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, harga bervariasi. Minyak goreng kemasan Bimoli botol 1 liter naik Rp33 menjadi Rp20.543, sementara minyak goreng curah justru turun Rp28 per kilogram menjadi Rp18.536.
Harga bawang merah mengalami kenaikan tipis Rp84 per kilogram menjadi Rp35.050, sedangkan bawang putih naik Rp184 per kilogram dan kini dijual dengan harga Rp31.592 per kilogram.
Adapun harga ikan laut seperti tongkol dan tuna tercatat mengalami kenaikan, masing-masing naik Rp93 dan Rp37 per kilogram. Sementara ikan cakalang justru mengalami penurunan tipis.
Secara umum, pergerakan harga sembako di Mojokerto masih terbilang stabil. Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan rutin guna menjaga kestabilan pasokan dan harga, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.













