Lenterainspiratif.id – Perkembangan harga bahan pokok di tingkat konsumen di Provinsi Jawa Timur pada Minggu, 29 Maret 2026 menunjukkan dinamika yang cukup menarik, terutama pada komoditas cabai rawit yang mengalami penurunan signifikan.
Berdasarkan data terbaru per pukul 14.40 WIB, harga cabai rawit merah tercatat turun cukup dalam. Saat ini, harga berada di angka Rp66.441 per kilogram, turun Rp3.032 atau sekitar 4,36 persen dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai Rp69.473 per kilogram.
Penurunan ini menjadi salah satu yang paling mencolok di antara komoditas bahan pokok lainnya. Jika dibandingkan tren sebelumnya, harga cabai rawit memang cenderung fluktuatif, namun kali ini penurunannya cukup terasa bagi pasar dan konsumen.
Sementara itu, dua jenis cabai lainnya menunjukkan pergerakan yang berbeda. Cabai merah keriting justru mengalami penurunan tipis dari Rp32.789 menjadi Rp32.721 per kilogram atau turun sekitar 0,21 persen. Sedangkan cabai merah besar mengalami kenaikan dari Rp34.188 menjadi Rp34.263 per kilogram, naik sekitar 0,22 persen .
Selain cabai, beberapa komoditas lain cenderung stabil dengan perubahan yang relatif kecil. Beras premium turun tipis ke Rp14.855 per kilogram, sementara beras medium naik tipis ke Rp12.932 per kilogram .
Di sektor protein, harga daging sapi paha belakang turun menjadi Rp124.896 per kilogram atau turun 0,42 persen, dan daging ayam ras juga turun menjadi Rp41.267 per kilogram .
Untuk kelompok sayur, tomat merah mengalami kenaikan menjadi Rp11.713 per kilogram atau naik sekitar 0,51 persen, sedangkan kubis justru turun menjadi Rp10.004 per kilogram .
Secara umum, harga bahan pokok di Jawa Timur masih relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas seperti cabai rawit yang mengalami penurunan cukup signifikan. Kondisi ini dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan di pasar yang terus berubah menjelang periode hari besar dan aktivitas konsumsi masyarakat.











