Harga Pasar, Lenterainspiratif.id – Perkembangan harga bahan pokok di tingkat konsumen di Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 12 Maret 2026 menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas pangan. Beberapa bahan pokok mengalami kenaikan tipis, sementara sebagian lainnya tercatat stabil bahkan mengalami penurunan harga.
Berdasarkan data pemantauan harga yang dirilis pada pukul 12.20 WIB, komoditas cabai menjadi salah satu yang mengalami perubahan cukup signifikan. Harga cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
Harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp85.219 per kilogram, turun Rp2.054 atau sekitar 2,35 persen dari harga sebelumnya yang mencapai Rp87.273 per kilogram. Penurunan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat mengingat cabai rawit merupakan salah satu bahan dapur yang paling sering digunakan dalam masakan sehari-hari.
Sementara itu, dua jenis cabai lainnya justru mengalami kenaikan harga. Cabai merah keriting naik dari Rp31.963 menjadi Rp32.158 per kilogram, atau meningkat sekitar 0,61 persen. Sedangkan cabai merah besar juga mengalami kenaikan yang lebih tinggi, yakni dari Rp30.006 menjadi Rp30.390 per kilogram, atau naik sekitar 1,28 persen.
Selain cabai, beberapa komoditas pangan lainnya juga mengalami perubahan harga. Tomat merah tercatat mengalami kenaikan paling tinggi di kelompok sayur mayur. Harga tomat naik dari Rp9.990 menjadi Rp10.164 per kilogram, atau meningkat sekitar 1,75 persen.
Di sisi lain, harga telur ayam ras mengalami sedikit penurunan. Komoditas ini turun dari Rp29.361 menjadi Rp29.225 per kilogram, atau berkurang sekitar 0,46 persen. Penurunan juga terjadi pada beberapa komoditas lain seperti kubis yang turun tipis menjadi Rp8.952 per kilogram.
Untuk komoditas lain seperti beras premium berada di kisaran Rp14.860 per kilogram, sedangkan beras medium stabil di angka Rp12.905 per kilogram. Harga gula kristal putih tercatat naik tipis menjadi Rp16.833 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng kemasan premium kini berada di kisaran Rp20.406 per liter, sedangkan Minyakita masih stabil di harga Rp16.083 per liter.
Secara umum, pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur masih tergolong stabil dengan perubahan yang relatif kecil. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan harga untuk menjaga stabilitas pasokan dan mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.













