LenteraInspiratif.id – Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang hanya dijumpai pada bulan suci Ramadan. Setiap malamnya diyakini memiliki keutamaan tersendiri. Pada malam ke-16, disebutkan bahwa Allah SWT mencatat bagi hamba-Nya kebebasan dari siksa api neraka serta memberikan jaminan keselamatan untuk memasuki surga.
Keutamaan ini banyak dinukil dalam kitab-kitab klasik yang membahas fadhilah amal di bulan Ramadan, salah satunya dalam karya Durratun Nasihin. Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa orang yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam keenam belas akan memperoleh catatan keselamatan dari api neraka dan dijamin menuju surga sebagai balasan atas keimanan dan kesungguhannya dalam beribadah.
Selain itu, secara umum Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menegakkan (shalat malam) di bulan Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini diriwayatkan oleh Muhammad dan tercantum dalam kitab sahih seperti Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim. Walaupun hadis tersebut tidak merinci keutamaan setiap malam secara spesifik, ia menjadi dasar kuat bahwa seluruh rangkaian ibadah Tarawih di bulan Ramadan memiliki ganjaran besar, termasuk malam ke-16.
Namun, penting untuk diketahui bahwa riwayat mengenai fadhilah khusus tiap malam Tarawih sebagian besar berstatus dhaif (lemah) menurut banyak ulama hadis. Meski demikian, amalan Tarawih tetap sangat dianjurkan karena termasuk qiyam Ramadan yang memiliki keutamaan pengampunan dosa.
Dengan demikian, malam ke-16 Ramadan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah. Bukan semata mengejar ganjaran, tetapi sebagai bentuk ketundukan dan harapan akan rahmat Allah SWT agar kelak dibebaskan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga.













