Saat ini laporan para korban telah diterima oleh Polres Mojokerto Kota, namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan sejak laporan pertama dibuat pada Januari 2025.
“Korban sudah jelas, yang laporan sudah ada tiga orang korban dan kerugiannya juga tidak sedikit. Harusnya kasusnya sudah naik,” tambah Jaka.
Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait laporan tersebut belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban resmi dari pihak kepolisian.













