
MOJOKERTO – Robohnya papan reklame di Jalan Benteng Pancasila pada senin 24/09/2018, yang memakan korban Dua Korban Luka, yang sampai saat ini masih menjalani perawatan di RS Kamar Medika. membuata dinas terkait membongkarnya pada selasa 25/09/2018
pembongkaran papan reklame oleh DPPKA, membuat penilaian Masyarakat bermacam-macam seperti adanya konstruksi reklame tidak sesuai speck atau Memang Tiang reklame tersebut sudah udzur atau sudah lama sehingga mudah robot saat angin kencang.
Rudi Wahyudiana LSM GMBI Jawa Timur, karena selama ini pemilik reklame tidak pernah melakukan audit konstruksi reklamenya secara berkala, sehingga bisa terjadi yang seperti kemaren kapan saja, dan Adanya pembongkaran seluruhnya itu harus ada kejelasan kenapa Biar Masyarakat tau dan terbuka, Apakah Karena tidak sesuai spek atau Karena yang lain.
“Harusnya ada penyidikan atau audit tiang konstruksi reklame karena hal tersebut mempunyai batas tertentu. Dengan adanya audit konstruksi, dapat diketahui apakah tiang tersebut masih memiliki kekuatan yang optimal atau harus diperbaharui konstruksinya.”tegas Rudi. (HA)