
HALUT – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Kemenristek Pendidikan Tinggi (Dikti), kini berkunjung ke Universitas Hein Namotemo (Unhena) Halmahera Utara (Halut), selama tiga, yakni dari 17-19 Desember 2018. Dalam kunjungannya itu, pihak BAN-PT Kemenristek Dikti melakukan pengecekan langsung Program Studi Hukum Unhena.
Pengecekan yang langsung dilakukan oleh 2 orang Asessor Lapangan masing-masing adalah Prof. DR. Ade Saptomo, SH.MA dari Universitas Pancasila Jakarta dan DR. Chandra Iriawan, SH.M.Hum dari Universitas Bengkulu.
“Jadi mereka selama 3 hari di Tobelo untuk mengecek Kesiapan dan kelayakan Program Studi kami, “jelas Ketua Prodi Hukum UNHENA Reli Jovan Laike, di sela-sela kegiatan Asessment di kampus, Rabu (19/12/2018).
Dalam Asesesment lapangan tersebut, ada beberapa rekomendasi yang disampaikan demi perbaikan dan peningkatan Prodi Hukum, salah satunya terkait dengan Penelitian dan Pengabdian dosen. Namun secara umum Prodi hukum Unhena baik.
“Walaupun nilainya belum keluar sekarang, namun kami optimis akan mendapatkan nilai yang maksimal dan InsyaAllah B. Karena kami satu-satu Prodi Hukum yang baru berdiri namun sudah menyediakan Ruang Peradilan semu sebagai tempat kajian dan praktek hukum bagi Mahasiswa, “tambah Sukitman Asgar, salah satu dosen Hukum yang juga Kepala Peradilan Semu UNHENA.
Setelah mendapatkan Asessment Lapangan, oleh kedua Asessor langsung mengaploud seluruh penilaian sekitar 2 minggu kedepan. Nilai resminya akan dikeluarkan oleh BAN/PT Nasional.
“Dari total 12 program studi di UNHENA, prodi Hukum ini yang ke 9 mendapatkan Asessment Lapangan, awal tahun 2019 sebelum Penerimaan Mahasiswa Baru. Target kami 12 Prodi semuanya telah mendapatkan Asessment dan Pengakuan langsung dari Kemenristek DIKTI, “pungkasnya. (smi/dit)






